Laju rupiah buktikan ketangguhannya

Senin, 14 Oktober 2013 - 12:04 WIB
Laju rupiah buktikan...
Laju rupiah buktikan ketangguhannya
A A A
Sindonews.com - Meski di awal pekan terdapat berita utang dolar Amerika Serikat (USD) Indonesia mengalami kenaikan seiring dengan masih rendahnya nilai rupiah, namun yield obligasi USD Indonesia mengalami sedikit penurunan seiring masih adanya penilaian positif pelaku pasar di awal pekan terhadap rilis deflasi dan mulai surplusnya neraca perdagangan.

"Kenaikan laju rupiah di awal pekan terbantukan dengan kenaikan poundsterling seiring rilis indeks optimisme industri keuangan Inggris dan apresiasi yen serta dolar Taiwan seiring melemahnya nilai USD karena makin berlarut-larutnya pembahasan anggaran AS," kata Kepala Riset Trusat Securities Reza Priyambada, Senin (13/10/2013).

Meskipun rupiah sempat kembali melemah pada pekan lalu, namun hingga di akhir pekan mampu terapresiasi. Reza memandang, pelemahan yang terjadi seiring dengan rilis bertahannya BI rate di level 7,25 persen. Namun, hal itu kurang memberikan amunisi bagi rupiah.

Bahkan, lanjut dia, adanya pemberitaan akan terpilihnya Janet Yellen sebagai pengganti Gubernur The Fed saat ini, Ben Bernanke, yang dianggap mampu membawa kondisi moneter ekonomi AS akan lebih baik menyebabkan USD terus mengalami kenaikan dan berimbas negatif pada laju rupiah.

Tak ketinggalan masih alotnya pembahasan anggaran AS membuat penghindaran terhadap aset berisiko dan imbasnya negatif bagi rupiah.

"Tetapi, adanya indikasi tercapainya kesepakatan anggaran AS membuat tekanan risiko finansial mulai berkurang dan dimanfaatkan mata uang emerging market (termasuk Indonesia) untuk terapresiasi," pungkasnya.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari Jumat (11/10/2013) di level Rp11.475/USD, menguat 67 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp11.542/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
46 menit yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
55 menit yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
2 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
3 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
4 jam yang lalu
Infografis
Hadiah Juara Piala Dunia...
Hadiah Juara Piala Dunia 2022, Capai Ratusan Miliar Rupiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved