Apdasi Jabar protes minimnya kuota sapi impor

Selasa, 15 Oktober 2013 - 16:32 WIB
Apdasi Jabar protes...
Apdasi Jabar protes minimnya kuota sapi impor
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pengusaha Daging dan Sapi Potong Indonesia (Apdasi) Jawa Barat (Jabar) menyayangkan minimnya kuota sapi impor untuk Jabar. Akibatnya, harga daging sapi di kawasan ini tetap tinggi.

Ketua Apdasi Jabar Dadang Iskandar menyayangkan minimnya jatah sapi impor siap potong untuk Jabar. Dia mencontohkan, pasokan 2.500 sapi impor siap potong beberapa bulan lalu terbukti tidak mampu menekan harga sapi hingga harga ideal. Saat ini harga sapi masih pada kisaran Rp90 ribu sampai Rp95 ribu per kg.

"Kuota untuk Jabar terlalu sedikit. Kita paling banyak hanya mendapat 10 persen. Padahal, kebutuhan di Jabar lebih tinggi dari DKI Jakarta," beber Dadang di Bandung, Selasa (15/10/2013).

Menurutnya, pantas jika harga daging sapi di beberapa kota di Jabar lebih tinggi dibandingkan harga daging sapi di DKI Jakarta. Dia menuturkan, upaya pemerintah terus melakukan impor sapi bakalan dan sapi siap potong hingga akhir tahun, akan sia-sia jika kuota untuk Jabar minim.

Hal itu, kata dia, tetap tidak akan mampu menekan harga daging di pasaran. Data dari Kementerian Perdagangan RI, hingga Oktober 2013 sapi impor yang telah masuk ke Indonesia sebanyak 22.554 ekor. Terdiri atas 6.500 sapi siap potong dan 16.054 ekor sapi bakalan.

Rencananya, sampai akhir Oktober, pemerintah akan mendatangkan sapi sehingga jumlahnya menjadi 24.859 ekor sapi bakalan dan 26.250 ekor sapi siap potong.

Kementerian Pertanian, juga telah mengajukan impor 100.000 ekor sapi kepada Kemendag. Namun demikian, pemerintah belum menjelaskan akan didistribusikan kemana sapi-sapi tersebut. "Informasi yang kami dapat, 72.500 ekor sapi siap potong," pungkas Dadang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
1 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
1 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
2 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
3 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
4 jam yang lalu
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved