Inflasi Zona Euro terendah dalam 3,5 tahun
Rabu, 16 Oktober 2013 - 16:42 WIB
Inflasi Zona Euro terendah dalam 3,5 tahun
A
A
A
Sindonews.com - Inflasi di Zona Euro pada September 2013 turun ke posisi terendah dalam 3,5 tahun, karena tekanan terhadap kenaikan harga berkurang di tengah pemulihan ekonomi dan permintaan domestik yang lemah.
Dilansir dari Reuters, Rabu (16/10/2013), Kantor Statistik Eropa, Eurostat mencatat indeks harga konsumen di 17 negara yang menggunakan mata uang tunggal euro turun menjadi 1,1 persen year-on-year (yoy) pada September 2013, terendah sejak Februari 2010, saat berdiri di angka 0,8 persen
Tingkat tersebut lebih rendah dari 1,3 persen pada Agustus, dan di bawah target resmi Bank Sentral Eropa (ECB) sekitar 2 persen.
Penurunan biaya makanan, alkohol dan produk tembakau serta harga di sektor jasa sebesar 0,9 persen, diimbangi lonjakan pada 3,4 persen harga barang industri non-energi. Demikian pula, harga volatile energi naik 0,5 persen.
Anggota Dewan Eksekutif ECB, Peter Praet mengatakan, tekanan inflasi di Zona Euro dalam jangka menengah tetap tenang, termasuk pada 2015. Lingkungan inflasi yang rendah memungkinkan ECB menjaga sikap terhadap kebijakan ultra-longgar dengan suku bunga refinancing di rekor 0,5 persen.
Tekanan inflasi yang rendah, optimisme ekonomi di zona euro untuk bulan kelima berjalan pada September terlihat cerah, naik ke level tertinggi dalam 2 tahun di bagian belakang untuk meningkatkan kepercayaan di semua sektor.
Dilansir dari Reuters, Rabu (16/10/2013), Kantor Statistik Eropa, Eurostat mencatat indeks harga konsumen di 17 negara yang menggunakan mata uang tunggal euro turun menjadi 1,1 persen year-on-year (yoy) pada September 2013, terendah sejak Februari 2010, saat berdiri di angka 0,8 persen
Tingkat tersebut lebih rendah dari 1,3 persen pada Agustus, dan di bawah target resmi Bank Sentral Eropa (ECB) sekitar 2 persen.
Penurunan biaya makanan, alkohol dan produk tembakau serta harga di sektor jasa sebesar 0,9 persen, diimbangi lonjakan pada 3,4 persen harga barang industri non-energi. Demikian pula, harga volatile energi naik 0,5 persen.
Anggota Dewan Eksekutif ECB, Peter Praet mengatakan, tekanan inflasi di Zona Euro dalam jangka menengah tetap tenang, termasuk pada 2015. Lingkungan inflasi yang rendah memungkinkan ECB menjaga sikap terhadap kebijakan ultra-longgar dengan suku bunga refinancing di rekor 0,5 persen.
Tekanan inflasi yang rendah, optimisme ekonomi di zona euro untuk bulan kelima berjalan pada September terlihat cerah, naik ke level tertinggi dalam 2 tahun di bagian belakang untuk meningkatkan kepercayaan di semua sektor.
(dmd)
Lihat Juga :