Dahlan minta RUPS BUMN paling lambat April

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 09:56 WIB
Dahlan minta RUPS BUMN...
Dahlan minta RUPS BUMN paling lambat April
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginstruksikan perusahaan pelat merah untuk lebih disiplin dalam menyampaikan laporan kinerja keuangan perusahaannya.

"Laporan keuangan saya minta BUMN untuk terus makin disiplin dalam pengerjaan," ujar Dahlan usai menghadiri Annual Report Award ke 12 di Ritz Carlton Pacific Place , Jakarta, Kamis (17/10/2013) malam.

Pada tahun 2014, lanjut Dahlan, perusahaan-perusahaan BUMN harus bisa menjadi contoh bagi perusahaan non BUMN sebagai perusahaan yang melaporkan catatan kinerja keuangannya tepat waktu.

"Terakhir nanti RUPS itu pada bulan April harus terakhir, tidak ada lagi ada RUPS bulan Mei, Juni apalagi Juli. Jadi tahun depan, RUPS paling lambat bulan April," tegas Dahlan.

Dahlan juga sangat yakin ketika disinggung perihal kesiapan seluruh perusahaan BUMN untuk melaporkan kinerja keuangannya paling lambat pada bulan April.

"Bisa pasti bisa (menyampaikan laporan keuangan paling lambat bulan April}," tandas Dahlan.

Dia mencontohkan PT Pertamina (Persero) yang mampu melaporkan kinerja keuangannya tepat waktu meskipun memiliki anak usaha yang jumlahnya sangat banyak, sehingga perusahaan pelat merah lain diharapkan dapat mencontoh Pertamina.

"Apakah bisa? Bisa karena Pertamina yang perusahaannya begitu besar dan anak perusahaannya begitu banyak sampai ke cucu perusahaanya banyak, dia bisa RUPS tahun ini di 1 Februari. Berarti laporan keuangan sudah jadi akhir Januari. Kalau Pertamina saja laporan keuangannya bisa keluar akhir Januari, BUMN yang lain harus bisa karena BUMN lain last complicated daripada Pertamina," papar Dahlan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Buku Akhlak Untuk Negeri...
Buku Akhlak Untuk Negeri Disebut Personifikasi Erick Thohir, Dahlan Iskan Tebar Pujian
Dahlan Iskan: Ada 30...
Dahlan Iskan: Ada 30 BUMN Mati, tapi Tak Bisa Dikuburkan karena Politik
Dahlan Iskan Meraba...
Dahlan Iskan Meraba Penyebab BUMN Karya Merugi, Sebut Bunga Bank Tinggi
Puasa 5 Tahun Dahlan...
Puasa 5 Tahun Dahlan Tidak Mengomentari BUMN Berakhir Saat Erick Thohir Jadi Menteri
Dahlan Iskan: Banyak...
Dahlan Iskan: Banyak BUMN Sudah Jadi Mayat Hidup Tapi Belum Dikubur
Tanggapi Dahlan Iskan,...
Tanggapi Dahlan Iskan, Bos HK Beberkan Penyebab Kinerja BUMN Karya Berdarah-darah
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved