Pembebasan lahan Bandara Hasanuddin tahap I telan Rp42 M

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 12:53 WIB
Pembebasan lahan Bandara...
Pembebasan lahan Bandara Hasanuddin tahap I telan Rp42 M
A A A
Sindonews.com - Pembebasan lahan perluasan area Bandara Sultan Hasanuddin seluas 7,4 hektare menelan anggaran sebesar Rp42 miliar dengan total 25 bidang tanah dan 21 kepemilikan lahan.

General Manager PT Angkasa Pura I, Rachman Syahrie mengatakan, penyelesaian pembebasan lahan tersebut merupakan tahap pertama dari total 80 hektare lahan yang ingin dibebaskan.

Dia menuturkan, besarnya nilai rupiah pembebasan lahan ini, dikarenakan penggantian lahan secara premium. Yakni, mengganti lahan beserta isinya yang berada di atas lahan tersebut. Meski untuk lahan 7,4 hektar murni lahan persawahan.

"Tapi kami harus mengganti wajar sawah yang digunakan untuk menanam padi. Karena mereka tidak lagi menggarap sawahnya. Makanya itu diganti juga. Itulah yang dinamakan pembayaran secara premium," jelasnya kepada wartawan di sela-sela pembayaran lahan perluasan area bandara, Jumat (18/10/2013).

Dia menuturkan, pembayaran ini harganya bervariasi. Mulai dari Rp542.000 sampai Rp609.000 per meter. Pembayaran ini berdasarkan izin dari BPN selaku instansi yang menangani pembebasan lahan, serta tim apraisial yang melakukan penawaran harga yang terdiri atas BPN dan pihak independen yang berkompoten.

Sementara, terkait sisa lahan yang akan dibebaskan, Rachman menuturkan, untuk tahap dua, prosesnya sementara berlangsung dengan luas area 60 hektare. Dia menargetkan, pembayaran dan pembebasan lahannya dapat dilakukan akhir 2013.

"Kita menargetkan akhir tahun ini pembebasan lahan yang sekitar 60 hektare itu rampung. Karena saat ini prosesnya sudah masuk dalam tahap pengadaan oleh BPN. Jadi kalau itu sudah rampung, dan BPN siap menyerahkan kepada kami, maka kami siap untuk membayar," jelasnya.

SementarSedangkan sisa lahan sekitar 12,6 hektare masih menunggu dari penetapan lokasi oleh gubernur. Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Maros A Nuzulia menuturkan, BPN telah bekerja sesuai standar, dari 25 bidang kepemilikan lahan dengan 22 pemilik.

Dari jumlah itu, tiga diantaranya masih bersengketa dan berperkara di Mahkamah Agung. Sehingga pembayarannya dititipkan ke Pengadilan Negeri Maros. Ketiganya yakni, Jadiah seluas 2.000 m2, Halipa seluas 2.010 m2, dan Hanafia seluas 3.866 m2.

"Ya masih ada yang masih dalam sengketa, dan pembayarannya tetap dilakukan. Namun dititipkan di Pengadilan. Persengkataan lahan itu sama sekali tidak memengaruhi pembebasan lahan. Satu lagi pemiliknya masih berada di Singapura," ujarnya.

Salah satu warga penerima pembayaran pembebasan lahan bandara, H Murtala menuturkan, pihaknya senang menerima pembayaran. Luas area lahan miliknya sekitar 40 are, dengan dana yang diterimanya senilai Rp2,3 miliar. Lahan itu merupakan lahan sawah tadah hujan yang panen sekali setahun. Selama ini, kata dia, luas areanya itu bisa menghasilkan 44 karung.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved