Kemungkinan pemerintah batal bawa Inalum ke arbitrase

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 20:13 WIB
Kemungkinan pemerintah...
Kemungkinan pemerintah batal bawa Inalum ke arbitrase
A A A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian (Menperin), MS Hidayat memberikan sedikit bocoran mengenai rencana pengambilalihan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) pada akhir Oktober ini.

Dia mengatakan, kemungkinan besar perbedaan nilai buku antara pemerintah Indonesia dan Nippon Asahan Aluminium (NAA) akan disepakati tanpa membawa perbedaan tersebut ke arbitrase internasional.

Total perbedaan nilai buku tersebut sebesar USD202 miliar dengan rician USD626 miliar versi NAA dan USD424 miliar versi angka yang diajukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Hampir diputuskan tanpa arbitrase. Dengan begitu di akhir bulan akan langsung kembali kepada Indonesia dan secara teknis saham Indonesia yang tadinya 42 persen akan menjadi 100 persen," ujar Hidayat di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (18/10/2013).

Hidayat beralasan membawa perbedaan nilai buku ke Arbitrase Internasional akan berisiko membuat perbedaan nilai buku semakin bengkak secara total.

"Ada ketidakpastian apabila kita bawa ke arbitrase internasional. Kalau pakai arbitrase, kita hitung dua-duanya pasti mahal, belum lagi membayar lawyer (pengacara) nya. Bisa melebihi USD700 miliar," lanjutnya.

Namun Hidayat melanjutkan bahwa hal tersebut belum final. Dia bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa akan menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Senin pekan depan, dan Komisi VI DPR pada hari berikutnya untuk berkonsultasi lebih lanjut.

"Senin saya dan Pak Hatta akan menghadap Presiden, Selasanya akan bertemu DPR bahas ini," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Inalum Dapat Utangan,...
Inalum Dapat Utangan, Dua Mega-Proyek di Sumsel Akan Digarap
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved