Pengguna IndiSchool didominasi Telkom Timur

Minggu, 20 Oktober 2013 - 14:21 WIB
Pengguna IndiSchool...
Pengguna IndiSchool didominasi Telkom Timur
A A A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengungkapkan, jumlah pengguna paling banyak dari Indonesia Digital School (IndiSchool) didominasi dari Divisi Telkom Timur, yakni 6.081.499 pengguna.

Rinciannya, melalui sms2323 sebanyak 263.084 pengguna dan Speedy Instans Card (Spin Card) sebanyak 5.818.415 pengguna.

Sementara, dari Divisi Telkom Barat sebanyak 4.481.131 pengguna dimana melalui sms2323 sebanyak 245.037 pengguna dan Spin Card (4.236.094 pengguna).

"Kedepan, kami ingin tingkatkan dari pengguna menjadi member komunitas. Kita targetkan hingga akhir tahun ini ada 500 ribu komunitas IndiSchool dan di kuartal pertama 2014 menjadi sejuta pengguna tergabung dalam komunitas di portal www.myindischool.com," kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin, Minggu (20/10/2013).

Awaluddin sendiri memiliki kalkulasi jika IndiSchool menembus 20 ribu sekolah dan total revenue per bulan sudah sebesar Rp2 miliar, maka pendapatan dari setiap sekolah per bulan sebesar Rp100 ribu.

Hal inim, kata dia, berarti dari sisi Average Revenue Per User (ARPU) setara dengan layanan Fixed Broadband Speedy. Di mana ARPU satu sambungan layanan pasca bayar 384 Kbps adalah Rp99 ribu.

Dia menjelaskan, strategi pengembangan IndiSchool saat ini adalah 3C, yakni connectivity, content, dan community. Impelementasi strategi ini diwujudkan dengan memelihara jaringan yang telah dibangun, monetisasi aset, dan memasarkan value dari IndiSchool.

"Meningkatkan kapasitas jaringan itu bagian memelihara akses, monetisasi dengan Spin Card, dan memasarkan value IndiSchool melalui konten. Sekolah ini pasar blue ocean di operator telekomunikasi Indonesia, dan baru hanya Telkom yang berani main di sini," pungkas Awaluddin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
21 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved