Terimbas dolar, CPIN naikkan harga pakan ternak

Senin, 21 Oktober 2013 - 13:26 WIB
Terimbas dolar, CPIN...
Terimbas dolar, CPIN naikkan harga pakan ternak
A A A
Sindonews.com - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memutuskan untuk menaikan harga jual pakan ternak sebesar 10 persen dari sebelumnya lantaran terimbas pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang telah terjadi selama beberapa waktu belakangan.

"Melemahnya rupiah, kita menaikan harga jual. Awal kita jual per kilo gramnya senilai Rp5 ribu dan sekarang Rp5.400 per kilo," kata Direktur CPIN, Ong Mei Sian di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (21/10/2013).

Langkah menaikkan harga jual ini, lanjut Mei, harus diambil lantaran sebagian besar bahan baku untuk produksi masih harus dipenuhi dari luar negeri.

Dengan belanja yang sebagian besar masih dalam mata uang asing tersebut, sehingga pelemahan rupiah dirasa cukup berdampak kepada jalannya bisnis perseroan. "50 persen kita impor dari beberapa negara, seperti Brazil, Argentina dan lainnya," terang dia.

Adapun, Mei menjelaskan, sejumlah bahan baku yang diimpor, seperti bungkil kedelai, beberapa jenis vitamin, dan jagung dimana untuk memenuhi standar yang diperlukan perseroan, kesemua bahan tersebut harus dipenuhi dari luar negeri karena produk sejenis dari dalam negeri kurang memenuhi standar kualitas.

"Jagung kita ada yang impor dan lokal, tapi kita selalu utamakan lokal terlebih dahulu, kalau tidak cukup baru kita impor," tutup dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Charoen Pokphand Foundation...
Charoen Pokphand Foundation Bantu Nakes RS Wahidin dan Unhas
Sulbar Gandeng PT Charoen...
Sulbar Gandeng PT Charoen Pokphand Lakukan Pengembangan Komoditas Jagung
Charoen Pokphand Indonesia...
Charoen Pokphand Indonesia Serahkan Bantuan APD ke Gubernur Sulsel
Lepas Ekspor Produk...
Lepas Ekspor Produk Olahan Unggas ke Qatar, Mentan Genjot Gratieks
Emiten Asal Thailand...
Emiten 'Asal' Thailand Ini Tangguk Untung Rp3,84 Triliun
Bupati Lombok Utara...
Bupati Lombok Utara Terima Bantuan Telur dari Charoen Pokphand Foundation Indonesia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved