Rosneft-Sinopec sepakati sistem pembayaran minyak

Selasa, 22 Oktober 2013 - 16:31 WIB
Rosneft-Sinopec sepakati...
Rosneft-Sinopec sepakati sistem pembayaran minyak
A A A
Sindonews.com - Produsen minyak mentah terbesar di dunia, Rosneft dan raksasa minyak China, Sinopec telah menyepakati kerangka perjanjian pembayaran uang muka untuk pengiriman minyak dari Rusia.

Kesepakatan tersebut akan melihat Sinopec - kilang minyak terbesar di China - membayar 25-30 persen dari total biaya kontrak selama 10 tahun. Di mana Rosneft akan memberikan 10 juta ton minyak per tahun mulai 2014.

"Ini adalah istilah normal yang berlaku untuk klien kami," kata Kepala Eksekutif Rosneft, Igor Sechin dalam upacara penandatanganan di Beijing dikutip kantor berita Interpax, Selasa (22/10/2013).

Kesepakatan itu, diumumkan selama kunjungan Perdana Menteri Dmitry Medvedev ke Beijing yang bertujuan meletakkan dasar pertama Rusia atas pengiriman gas alam ke pasar energi terbesar China.

Medvedev menghargai total biaya kontrak Rosneft-Sinopec sebesar USD85 miliar (62 miliar euro). "Kami sekarang mencapai kesepakatan formula akhir, di mana gas akan mulai mengalir dari Rusia ke China," ujarnya.

"Pada dasarnya, kami telah menyepakati formula. Sekarang kita masih perlu menyepakati harga," terang Madvedev.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
9 menit yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
2 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
4 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
6 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
7 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
9 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved