Indonesia berpotensi ciptakan teknologi di bidang konstruksi

Kamis, 24 Oktober 2013 - 18:15 WIB
Indonesia berpotensi...
Indonesia berpotensi ciptakan teknologi di bidang konstruksi
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum, Hediyanto W. Husaini mengatakan, Indonesia termasuk negara besar di Asia bahkan di dunia, sehingga kerap dipilih sebagai salah satu tempat yang rutin untuk pameran teknologi-teknologi terbaru di bidang konstruksi.

Pilihan ini menjadi menguntungkan karena Indonesia bisa mengikuti teknologi-teknologi baru tentang beton dan tidak tertinggal, bahkan Indonesia sudah dilirik akan kemampuannya menciptakan teknologi baru di bidang konstruksi.

"Indonesia contohnya ada perusahaan-perusahaan konstruksi besar yang memiliki kemampuan mengeskpor teknologi-teknologi konstruksi ke Myanmar, Saudi Arabia, Negeria, bahkan ke Libya, apalagi untuk Asia, saya rasa itu bukan sesuatu yang sulit bagi kita", ungkapnya di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Apalagi dalam pembangunan infrastruktur seperti monorail, lanjut Hediyanto, partisipasi industri konstruksi akan jauh lebih mampu membangun kekuatan ekonomi Indonesia.

"Kemajuan ekonomi indonesia sangat besar, 10,45 persen itu berasal dari konstruksi. Jadi kalau penyerapan tenaga kerja, pendapatan, pengaruh lainnya dalam pembangunan ekonomi lain sangat ditentukan oleh konstruksi, karena konstruksi akhirnya lari ke infrastruktur dan devisa negara," pungkas Hediyanto.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duet Aswandi-Desiderius...
Duet Aswandi-Desiderius Viby Indrayana Pimpin ASPEKNAS
Dihantam Pandemi Covid-19,...
Dihantam Pandemi Covid-19, Pengusaha Konstruksi Ini Mampu Bertahan
Bisnis Konstruksi Terkendala...
Bisnis Konstruksi Terkendala Pandemi, Totalindo Tetap Bertahan
Mendorong Percepatan...
Mendorong Percepatan Regulasi dan Akses UMKM dalam Sektor Konstruksi
Penguatan Konstruksi...
Penguatan Konstruksi Industri dan Komersial Dorong Surabaya Jadi Pusat Bisnis Megapolitan
Sektor Jasa Konstruksi...
Sektor Jasa Konstruksi Kena Imbas Pelemahan Kurs Rupiah, Ini Tantangannya
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
49 menit yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
1 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
3 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved