Ini tanggapan semua fraksi DPR tentang RAPBN 2014

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 11:50 WIB
Ini tanggapan semua...
Ini tanggapan semua fraksi DPR tentang RAPBN 2014
A A A
Sindonews.com - Ketua Badan Anggaran DPR RI, Ahmadi Noor Supit memberikan pandangan fraksi-fraksi yang ada di DPR mengenai asumsi makro RAPBN 2014.

Menurutnya, Fraksi PDIP berpendapat bahwa pemerintah harus mengendalikan subsidi Bahan Bakar Minya (BBM) bersubsidi yang sudah ditetapkan 48 juta kiloliter.

"Sedangkan PKS menyebut koreksi pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi dari 6,4 persen menjadi 6 persen menunjukkan kelemahan perencanaan pemerintah," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Sementara, Gerindra mengatakan bahwa RUU APBN 2014 belum memenuhi harapan mengedepankan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan pembangunan dengan semangat pro poor, pro job, dan pro growth.

"Hanura berpendapat pemerintah harus fokus memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan infrastruktur," lanjutnya.

Sedangkan Fraksi PKB mendukung pemerintah dalam rangka efisiensi dan efektifitas belanja kementerian dengan sistem reward and punishment.

"Fraksi PAN meminta agar pemerintah lebih tegas dalam menentukan angka cost rexovery dan lifting migas," tukasnya.

Ahmadi mengatakan, Fraksi PPP meminta pemerintah perbaiki tata kelola Sumber Daya Alam (SDA), baik melalui renegosiasi kontrak karya pertambangan, reformasi regulasi, dan perciptaan iklim investasi yang sehat.

"Golkar meminta agar pemerintah menjaga rasio utang terhadap PDB utamanya utang luar negeri," tegas Ahmadi.

Sedangkan Partai Demokrat meminta agar pemerintah mengubah kebijakan subsidi harga menjadi subsidi tepat sasaran. Sehingga alokasi anggaran subsidi untuk meringankan beban masyarakat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
30 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
46 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved