OJK gandeng Kemendikbud tingkatkan 'melek' jasa keuangan

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 16:42 WIB
OJK gandeng Kemendikbud...
OJK gandeng Kemendikbud tingkatkan 'melek' jasa keuangan
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Kementerian Pendiikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tentang peningkatan pengetahuan (literasi) keuangan dan perlindungan konsumen pada sektor jasa keuangan.

Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dan Wakil Mendikbud Musliar Kasim bertujuan meningkatkan tingkat pengetahuan keuangan melalui tiga hal.

Pertama, dengan penyampaian informasi dan edukasi kepada pendidik, peserta didik dan masyarakat atas prodik jasa keuangan; kedua memberdayakan dan mengedukasi pendidik, peserta didik, dan masyarakat atas layanan lembaga jasa keuangan; ketiga penyediaan akses bagi pendidik, peserta didik, dan masyarakat dalam melakukan pengaduan apabila dirugikan lembaga jasa keuangan.

Dalam sambutannya, Muliaman mengaku hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan tingkat literasi dan akses masyarakat Indonesia kepada jasa keuangan. Pasalnya dia melihat terkadang tingkat pendidikan tidak berbanding lurus dengan tingkat 'melek' jasa keuangan.

"Mereka yang memiliki pendidikan perguruan tinggi ternyata indeks literasi keuangannya hanya 56,4, SMP dan SMA 35,7, SD lebih kecil lagi 24,6 dan yang tidak sekolah indeks literasinya hanya 16,3," terang Muliaman di Gedung OJK, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Selain itu, untuk menggalakkan tingkat pengetahuan atau literasi ini, Muliaman juga mengungkapkan dirinya telah memberitahu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar menetapkan hari literasi keuangan nasional. "Ini juga merupakan strategi nasional agar angka melek jasa keuangan juga dapat meningkat," sambungnya.

Selain itu OJK juga menjalin kerja sama dengan delapan perguruan tinggi untuk penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan literasi sektor jasa keuangan. "Rasanya kita perlu melakukan hal ini agar masyarakat yang melek jasa keuangan dapat meningkat," tandas Muliaman.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
9 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved