Pemerintah klaim mampu kelola utang dengan baik

Senin, 28 Oktober 2013 - 10:26 WIB
Pemerintah klaim mampu...
Pemerintah klaim mampu kelola utang dengan baik
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus berkomitmen agar Indonesia lebih mandiri dan utang terkelola dengan baik. Hal itu ditunjukkan dengan berulang kali memberikan arahan agar dibatasi dan dihindari penggunaan pinjaman luar negeri terhadap proyek-proyek yang diminati BUMN, swasta dalam dan luar negeri.

“Jadi, tidak perlu dibiayai APBN apalagi utang luar negeri karena bisa dilakukan melalui investasi public private investment atau investasi murni swasta,” jelas Dipo dilansir daei situs Setkab, Senin (28/10/2013).

Ia juga mengungkapkan, di bawah kepemimpinan Presiden SBY, telah dibentuk Direktoran Jendral Pengelolaan Utang Negara pada 2007, dengan tugas utama memastikan utang luar negeri terkendali dan terkelola secara baik.

Menurut Dipo, sebagai Sekretaris Kabinet, ia juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: SE-592/seskab/XI/2012 yang mengingatkan tentang Pembatasan Pinjaman Luar Negeri.

“SE-592 ini untuk membatasi pengajuan program/proyek dengan pinjaman luar negeri, termasuk hibah dengan commitment fee yang dapat membebani APBN/APBD,” ungkap Dipo.

Dipo menjelaskan, saat ini pengkajian dan pembatasan usulan program/proyek yang tertuang dalam Blue-Book dilakukan secara ketat untuk membatasi hutang luar negeri. Selain itu, walau masih terbatas, pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alusista) TNI dan Polri juga diprioritaskan melalui industri strategis dengan pembiayaan dalam negeri.

“Pembelian melalui off-set, kita beli produk asing, dan asing beli produk kita. Dengan ini juga, kita mengurangi praktek mark up pengadaan alutsista,” tukas Dipo.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Negara Meningkat...
Utang Negara Meningkat Selama Pandemi
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
10 Negara Tanpa Utang...
10 Negara Tanpa Utang Publik, Salah Satunya dalam Kondisi Berperang
Prabowo Teken PP Hapus...
Prabowo Teken PP Hapus Utang Macet UMKM, Petani, hingga Nelayan, Catat Syaratnya
Apa yang Terjadi Jika...
Apa yang Terjadi Jika Negara Bangkrut? Serem Nih...
Utang Negara Rp6.570,17...
Utang Negara Rp6.570,17 Triliun Bisa Dibayar Lewat Pajak, Ekonom: Terlalu Sederhana
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
35 menit yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
44 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
1 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
1 jam yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved