CIMB Niaga salurkan kredit Rp155,54 T di Q3/2013
Selasa, 29 Oktober 2013 - 15:31 WIB
CIMB Niaga salurkan kredit Rp155,54 T di Q3/2013
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) hingga akhir September 2013 telah menyalurkan kredit sebesar Rp155,54 triliun, tumbuh 12 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid menjelaskan, dari total penyaluran kredit, perbankan konsumer memberikan kontribusi terbesar senilai Rp47,97 triliun atau 31 persen, menyusul perbankan korporasi sebesar Rp42,54 triliun atau 27 persen.
Sementara perbankan komersial sebesar Rp34,69 triliun atau 22 persen dan perbankan mikro kecil menengah (Small Medium Micro Enterprise/SMME)) sebesar Rp30,34 triliun atau 20 persen.
“SMME merupakan direktorat yang khusus dibentuk di kuartal III/2013 untuk fokus kepada bisnis mikro, kecil dan menengah, yang juga mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pemberdayaan komunitas bisnis lokal,” kata dia dalam rilisnya, Selasa (29/10/2013).
Dari semua segmen kredit, dia menjelaskan, high end commercial mencatat pertumbuhan sebesar 23 persen menjadi Rp34,69 triliun, mikro laju tumbuh 22 persen menjadi Rp2,38 triliun dan commercial linkage tumbuh 19 persen menjadi Rp8,72 triliun.
Sementara dari sisi konsumer, personal loans mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 80 persen menjadi Rp1,53 triliun, kredit perumahan tumbuh 13 persen menjadi Rp22,54 triliun, sementara kredit automotif tumbuh 10 persen menjadi Rp18,70 triliun per 30 September 2013.
Sedangkan untuk gross non-performing loan (NPL) CIMB Niaga turun 8 basis point (bps) menjadi 2,33 persen dan impaired loans ratio juga turun 4 bps menjadi 2,80 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Menurut Arwin, dengan keragaman produk simpanan yang kompetitif, termasuk program loyalitas yang baru diluncurkan “Poin X-tra”, CIMB Niaga berhasil meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 12 persenmenjadi Rp163,02 triliun, dengan giro (current account) dan simpanan (savings account)/CASA tumbuh 19 persen dan 11 persen menjadi masing-masing Rp35,57 triliun dan Rp36,20 triliun.
Sementara deposito tumbuh 9 persen menjadi Rp91,25 triliun, sehingga menjadikan jumlah CASA sebesar 44,03 persen dari total DPK CIMB Niaga per 30 September 2013, tumbuh 128 bps dari posisi yang sama tahun lalu 42,75 persen.
Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid menjelaskan, dari total penyaluran kredit, perbankan konsumer memberikan kontribusi terbesar senilai Rp47,97 triliun atau 31 persen, menyusul perbankan korporasi sebesar Rp42,54 triliun atau 27 persen.
Sementara perbankan komersial sebesar Rp34,69 triliun atau 22 persen dan perbankan mikro kecil menengah (Small Medium Micro Enterprise/SMME)) sebesar Rp30,34 triliun atau 20 persen.
“SMME merupakan direktorat yang khusus dibentuk di kuartal III/2013 untuk fokus kepada bisnis mikro, kecil dan menengah, yang juga mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pemberdayaan komunitas bisnis lokal,” kata dia dalam rilisnya, Selasa (29/10/2013).
Dari semua segmen kredit, dia menjelaskan, high end commercial mencatat pertumbuhan sebesar 23 persen menjadi Rp34,69 triliun, mikro laju tumbuh 22 persen menjadi Rp2,38 triliun dan commercial linkage tumbuh 19 persen menjadi Rp8,72 triliun.
Sementara dari sisi konsumer, personal loans mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 80 persen menjadi Rp1,53 triliun, kredit perumahan tumbuh 13 persen menjadi Rp22,54 triliun, sementara kredit automotif tumbuh 10 persen menjadi Rp18,70 triliun per 30 September 2013.
Sedangkan untuk gross non-performing loan (NPL) CIMB Niaga turun 8 basis point (bps) menjadi 2,33 persen dan impaired loans ratio juga turun 4 bps menjadi 2,80 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Menurut Arwin, dengan keragaman produk simpanan yang kompetitif, termasuk program loyalitas yang baru diluncurkan “Poin X-tra”, CIMB Niaga berhasil meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 12 persenmenjadi Rp163,02 triliun, dengan giro (current account) dan simpanan (savings account)/CASA tumbuh 19 persen dan 11 persen menjadi masing-masing Rp35,57 triliun dan Rp36,20 triliun.
Sementara deposito tumbuh 9 persen menjadi Rp91,25 triliun, sehingga menjadikan jumlah CASA sebesar 44,03 persen dari total DPK CIMB Niaga per 30 September 2013, tumbuh 128 bps dari posisi yang sama tahun lalu 42,75 persen.
(rna)
Lihat Juga :