Wall Street ditutup kembali terkoreksi

Jum'at, 01 November 2013 - 08:59 WIB
Wall Street ditutup...
Wall Street ditutup kembali terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan hari Kamis waktu setempat kembali ditutup terkoreksi karena pernyataan Federal Reserve sehari sebelumnya mengenai waktu mundurnya program stimulus moneter membuat khawatir investor.

Ini merupakan hari kedua bursa terkoreksi secara berturut-turut setelah berhasil mencetak rekor. Saham Visa Inc (VN) yang terkoreksi 3,5 persen menjadi USD 196,67 menyeret indeks Dow dan S & P 500 melemah.

Bank sentral AS pada hari Rabu mengatakan akan melakukan pembelian obligasi sebesar USD85 miliar per bulan karena masih melemahnya ekonomi AS. Dalam pertemuan Fed sebelumnya, pelaku pasar meyakini bahwa rencana stimulus tidak akan berubah sampai awal tahun depan.

Sementara sepanjang bulan ini, indeks Dow naik 2,8 persen, S & P 500 bertambah 4,5 persen dan Nasdaq naik 3,9 persen.

"Ini sudah ketinggi dan bisa lebih tinggi, tetapi pelaku pasar fokus pada imbalan, bukan resiko, termasuk kelemahan dalam perekonomian," kata Presiden Mitra Platinum Uri Landesman seperti dilansir Reuters, Jumat (1/11/2013).

Semalam, indeks Dow Jones ditutup turun 73,01 poin atau 0,47 persen menjadi 15.545,75; indeks SPX S&P (500) merosot 6,77 poin atau 0,38 persen menjadi 1.756,54 dan Nasdaq Composite (IXIC) turun 10,91 poin atau 0,28 persen menjadi 3.919,71.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved