IHSG berakhir minus ke level 4.423
Senin, 04 November 2013 - 16:04 WIB
IHSG berakhir minus ke level 4.423
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini berakhir di zona merah ditekan aksi jual. IHSG minus 9,30 poin atau 0,20 persen ke level 4.423,29.
Pagi tadi, IHSG dibuka menguat 0,21 poin atau 0,00 persen ke level 4.432,80. Namun, IHSG pada akhir sesi I tergelincir 13,37 poin atau 0,30 persen ke level 4.419,22 karena ditekan aksi jual investor asing.
Koreksi ini melanjutkan koreksi yang terjadi pada akhir pekan lalu, dimana IHSG ditutup minus 78,04 poin atau 1,73 persen ke level 4.432,59. Adapun, pelemahan sore ini seiring dengan variatifnya bursa kawasan Asia.
Indeks Shanghai naik 0,07 poin atau 0,00 persen menjadi 2.149,63, Hang Seng turun 60,17 poin atau 0,26 persen ke menjadi 23.189,62 dan Straits Times naik 1,41 poin atau 0,04 persen menjadi 3.202,61.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,61 triliun dengan 3,14 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp455,78 miliar. Tercatat sebanyak 108 saham naik, 164 saham melemah dan 108 saham stagnan.
Sore ini, sektor saham yang melemah adalah industri dasar, properti dan infrastruktur. Sedangkan yang menguat, yakni agri, aneka industri, konsumer dan tambang.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 ke Rp4.600, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp50 ke Rp6.550 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 ke Rp4.775.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp400 ke Rp28.850, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp350 menjadi Rp7.850 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp800 menjadi Rp35.300.
Pagi tadi, IHSG dibuka menguat 0,21 poin atau 0,00 persen ke level 4.432,80. Namun, IHSG pada akhir sesi I tergelincir 13,37 poin atau 0,30 persen ke level 4.419,22 karena ditekan aksi jual investor asing.
Koreksi ini melanjutkan koreksi yang terjadi pada akhir pekan lalu, dimana IHSG ditutup minus 78,04 poin atau 1,73 persen ke level 4.432,59. Adapun, pelemahan sore ini seiring dengan variatifnya bursa kawasan Asia.
Indeks Shanghai naik 0,07 poin atau 0,00 persen menjadi 2.149,63, Hang Seng turun 60,17 poin atau 0,26 persen ke menjadi 23.189,62 dan Straits Times naik 1,41 poin atau 0,04 persen menjadi 3.202,61.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,61 triliun dengan 3,14 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp455,78 miliar. Tercatat sebanyak 108 saham naik, 164 saham melemah dan 108 saham stagnan.
Sore ini, sektor saham yang melemah adalah industri dasar, properti dan infrastruktur. Sedangkan yang menguat, yakni agri, aneka industri, konsumer dan tambang.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 ke Rp4.600, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp50 ke Rp6.550 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 ke Rp4.775.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp400 ke Rp28.850, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp350 menjadi Rp7.850 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp800 menjadi Rp35.300.
(rna)
Lihat Juga :