Harga emas dunia awal pekan ini susut

Senin, 04 November 2013 - 19:54 WIB
Harga emas dunia awal...
Harga emas dunia awal pekan ini susut
A A A
Sindonews.com - Harga emas di perdagangan dunia hari ini melemah akibat dolar AS (USD) menguat, menghalangi pembelian terhadap logam mulia sebagai alternatif investasi.

Harga emas juga terpengaruh proyeksi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dapat melonggarkan kebijakan moneter pekan ini, dan spekulasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) mungkin akan kembali mengukur skala stimulus pada akhir tahun.

Euro berjuang mendekati level terendah dalam enam pekan, karena investor dan spekulan menjual mata uang tunggal di tengah memuncaknya spekulasi bahwa ECB mungkin akan melonggarkan kebijakan dalam waktu dekat. Sementara data positif manufaktur AS mendukung pandangan bahwa Fed akan kembali ke skala pembelian obligasi pada Desember.

"ECB bertemu pekan ini, dan mereka juga dapat menetapkan jalan untuk memotong suku bunga pada Desember. Kedua faktor (itu) benar-benar membatasi emas dan meletakkannya ke dalam sedikit fase bearish," ujar analis Société Générale, Robin Bhar, seperti dilansir dari Reuters, Senin (4/11/2013).

Economic Times mencatat harga emas turun 0,1 persen menjadi USD1,315.01 per ounce. Penurunan ini merupakan yang kelima berturut-turut, berpotensi menjadi yang terpanjang sejak 1 Agustus lalu. Perak juga tergelincir 0,8 persen menjadi 21,71 dolar per ounce (terendah sejak 17 Oktober).

Emas berada pada penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun, karena beberapa investor kehilangan kepercayaan terhadap logam mulia sebagai penyimpan nilai. Tahun ini, harga emas merosot lebih dari 20 persen terutama di bagian belakang ekspektasi bahwa Fed akan mengatur kembali skala stimulus moneter.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
23 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved