Layanan mobile money Ooredoo capai sejuta pelanggan

Rabu, 06 November 2013 - 12:47 WIB
Layanan mobile money...
Layanan mobile money Ooredoo capai sejuta pelanggan
A A A
Sindonews.com - Ooredoo telah berhasil melayani lebih dari satu juta pelanggan mobile money di beberapa wilayah operasional Ooredoo untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi dan sosial.

Layanan ini, yang ditawarkan Ooredoo Group untuk wilayah Qatar, Indonesia, dan Tunisia, menjadi alternatif dan solusi bagi pelanggan yang tidak memiliki rekening bank, atau tidak memiliki akses ke layanan keuangan.

Dengan layanan ini, pelanggan dapat mentransfer uang secara domestik dan internasional, menambah pulsa pra-bayar mereka sendiri atau ke teman-teman dan keluarga, membayar tagihan, bahkan di beberapa negara lain menerima gaji melalui ponsel mereka tersebut.

"Kami berhasil melewati lebih dari satu juta pelanggan mobile money di seluruh wilayah operasi bisnis kami, adalah tonggak penting dalam sejarah perusahaan kami," ungkap CEO Ooredoo Group Nasser Marafih, Rabu (6/11/2013).

Lanjut dia, untuk membangun ekosistem financial inclusion yang dihimbau oleh pemerintah, Indosat telah bekerja sama dengan mitra distributor untuk menggunakan outlet-outletnya sebagai UPLK (Unit Perantara Layangan Keuangan) yang tersebar di dua propinsi dan enam kecamatan sesuai dengan pedoman uji coba branchless banking dari Bank Indonesia.

Nasser Marafih mengatakan, pihaknya baru sampai pada tahap awal dalam rangka meningkatkan kehidupan melalui mobile money. Tidak lama lagi pelanggan akan dapat menggunakan mobile money sehari-hari, untuk segala keperluan dari mikro-kredit hingga berbelanja dan menerima gaji.

"Sejalan dengan transformasi operasi kami sepanjang 2013 dan 2014, kami akan mengerahkan segala kemampuan kami untuk meluncurkan solusi mobile money lokal inovatif di seluruh dunia dengan fokus kuat pada pemberdayaan masyarakat minim layanan perbankan seperti di Myanmar," ungkapnya.

Disamping itu, untuk mempermudah pelanggan Dompetku melakukan transaksi setor tunai, tarik tunai dan pembelanjaan, Indosat telah bekerjasama dengan +/- 8,000 outlet AlfaMart di seluruh Indonesia. Pengembangan dan perluasan layanan Dompetku ini juga dilakukan bersama dengan lembaga lain seperti PT Pos Indonesia untuk saling memanfaatkan jaringan layanan masing-masing, termasuk untuk layanan Dompetku.

President Director and CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, penetrasi layanan selular dan kemajuan teknologi telekomunikasi memungkinkan terciptanya layanan digital payment seperti layanan Dompetku yang dihadirkan bagi masyarakat.

"Kami berharap layanan Dompetku kedepannya juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan karena kemudahan transaksi keuangan secara elektronik yang dapat dinikmati masyarakat secara lebih mudah dan luas," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Edukasi MotionPay: Ternyata...
Edukasi MotionPay: Ternyata E-Money dan E-Wallet Berbeda!
Isi Ulang Kartu Tol,...
Isi Ulang Kartu Tol, Ini Rekomendasi Ponsel Berfitur NFC Termurah
MotionBanking Mengintegrasikan...
MotionBanking Mengintegrasikan Fitur e-Money dari MotionPay
GoPay Tetap Memimpin...
GoPay Tetap Memimpin Pasar E-Money Indonesia
Perkuat Inovasi Teknologi,...
Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
15 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
27 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Israel, AS dan Hamas...
Israel, AS dan Hamas Capai Kesepakatan Perang Berhenti 5 hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved