Rupiah sore ini terdepresiasi 54 poin
Rabu, 06 November 2013 - 16:42 WIB
Rupiah sore ini terdepresiasi 54 poin
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini terdepresiasi di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi perdagangan sore ini.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini di level 11.410/USD atau terdepresiasi 54 poin dibanding posisi rupiah pada penutupan Senin (4/11/2013) yang berada di level Rp11.356/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp11.403/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.385/USD dan terlemah di level Rp11.423/USD.
Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.415/USD, dengan kisaran harian Rp11.408-11.425/USD. Posisi sore ini melemah 80 poin dibanding awal pekan di level Rp11.335/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.353/USD atau terdepresiasi 15 poin dibanding posisi awal pekan ini di level Rp11.338/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.414/USD atau susut 25 poin dibanding awal awal pekan di level Rp11.389/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, data ekonomi (produk domestik bruto/PDB) Indonesia pada kuartal III tahun ini yang hanya tumbuh 5,62 persen membuat rupiah belum mampu menguat. Angka tersebut di bawah kuartal sebelumnya, yang tumbuh 5,81 persen.
"Data PDB Indonesia yang tumbuh melambat cenderung menahan penguatan rupiah," kata dia, Senin (6/11/2013).
Sementara, IHSG sore ini berhasil balik arah positif (rebound) dengan menguat 26,47 poin atau 0,6 persen ke level 4.449,76. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,45 triliun dengan 3,35 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp397,9 miliar. Tercatat sebanyak 135 saham naik, 125 saham melemah dan 108 saham stagnan.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini di level 11.410/USD atau terdepresiasi 54 poin dibanding posisi rupiah pada penutupan Senin (4/11/2013) yang berada di level Rp11.356/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp11.403/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.385/USD dan terlemah di level Rp11.423/USD.
Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.415/USD, dengan kisaran harian Rp11.408-11.425/USD. Posisi sore ini melemah 80 poin dibanding awal pekan di level Rp11.335/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.353/USD atau terdepresiasi 15 poin dibanding posisi awal pekan ini di level Rp11.338/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.414/USD atau susut 25 poin dibanding awal awal pekan di level Rp11.389/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, data ekonomi (produk domestik bruto/PDB) Indonesia pada kuartal III tahun ini yang hanya tumbuh 5,62 persen membuat rupiah belum mampu menguat. Angka tersebut di bawah kuartal sebelumnya, yang tumbuh 5,81 persen.
"Data PDB Indonesia yang tumbuh melambat cenderung menahan penguatan rupiah," kata dia, Senin (6/11/2013).
Sementara, IHSG sore ini berhasil balik arah positif (rebound) dengan menguat 26,47 poin atau 0,6 persen ke level 4.449,76. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,45 triliun dengan 3,35 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp397,9 miliar. Tercatat sebanyak 135 saham naik, 125 saham melemah dan 108 saham stagnan.
(rna)