Realisasi penyaluran raskin di Kaltim capai 83,26%

Kamis, 07 November 2013 - 13:14 WIB
Realisasi penyaluran...
Realisasi penyaluran raskin di Kaltim capai 83,26%
A A A
Sindonews.com - Realisasi penyaluran beras bagi masyarakat miskis (raskin) di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini sudah mencapai 83,26 persen. Penyaluran raskin sudah sampai ke seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim.

Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Provinsi Kaltim, Abu Sofyan mengatakan, targetnya hingga akhir tahun realisasi penyaluran raskin mencapai 100 persen.

"Target kita, penyaluran raskin akan tercapai 100 persen hingga akhir Desember ini. Jumlah RTSPM (Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat) 2013 adalah 147.718 KK (Kepala Keluarga) dengan realisasi beras 18.449,4 ton," katanya, Kamis (7/11/2013).

Dia menjelaskan, hingga Oktober realisasi raskin tahun ini jika dibanding 2012 mengalami penurunan. Jumlah RTSPM 2012 mencapai 188.997 KK menjadi 147.718 KK. Sehingga, angka ini turun 41.297 penerima dalam 10 bulan terakhir. Dengan menurunnya angka RTSPM ini, berarti terjadi pula penurunan penyerapan raskin di masyarakat.

Abu mengatakan, setiap KK akan menerima raskin sebanyak 15 kilogram (kg) per bulan. Maka, terjadi pengurangan penyerapan raskin mencapai 619.185 kg setiap bulan.

Sementara, mengenai pasokan raskin, akan langsung dikirim ke gudang dengan sistem distrik. Untuk kawasan Kaltim bagian selatan akan dipasok ke gudang yang terletak di Kota Balikpapan. Untuk kawasan Kaltim bagian tengah, gudang berada di Samarinda. Sedangkan untuk kawasan utara Kaltim, gudang berada di Kabupaten Berau.

"Setiap KK penerima raskin 15 kg menebus biaya Rp1.600 per kg. Tetapi ada juga kabupaten yang membebaskan biaya tersebut, contohnya di Kabupaten Kutai Barat dan Berau," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Harga Beras Terus Melonjak,...
Harga Beras Terus Melonjak, PKS: Berdampak Serius Bagi Masyarakat
10 Negara Termiskin...
10 Negara Termiskin di Dunia, Anehnya Mayoritas Justru Kaya Tambang Minyak dan Emas
Tambah Beban Warga Miskin,...
Tambah Beban Warga Miskin, Beras Bansos Berkualitas Buruk Harus Ditarik
Harga Beras Mahal, Ratusan...
Harga Beras Mahal, Ratusan Emak-emak di Madina Rela Antre di Kantor Pos
Minta Pemda Rajin Pantau...
Minta Pemda Rajin Pantau Harga Beras di Pasar, Mendag: Naik Rp10 Saja Berdampak ke Warga Miskin
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved