PGN siap percepat pembangunan infrastruktus gas

Jum'at, 08 November 2013 - 11:20 WIB
PGN siap percepat pembangunan...
PGN siap percepat pembangunan infrastruktus gas
A A A
Sindonews.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan siap mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi di Indonesia.

"Jika diberikan kepercayaan untuk mengelola gas bumi, PGN siap untuk membangun infrastruktur gas bumi agar pemanfaatannya dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat," kata Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PGN Wahid Sutopo dalam rilsinya, Jumat (8/11/2013).

PGN hingga saat ini telah membangun 6000 kilometer (km) pipa gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia. Di samping itu, PGN juga telah membangun infrastruktur gas bumi, seperti Floating Storage Regatification Unit (FSRU) dan Mobile Refueling Unit (MRU) untuk mendukung konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas bumi bagi industri dan sektor transportasi.

Program konversi BBM ke gas telah memberikan kontribusi terhadap ekonomi Indonesia. Wahid mengungkapkan, dengan menyalurkan gas bumi sebanyak 1600 MMSCFD atau setara 250 ribu barel minyak per hari (bph), PGN ikut berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga mencapai Rp200-Rp300 triliun per tahun.

"Daya saing Industri nasional juga semakin meningkat setelah memanfaatkan gas bumi. Bahkan perusahaan Indonesia mampu menjadi pemain utama bisnis kaca lembaran di Vietnam dan Australia lantaran menggunakan gas bumi, sehingga produknya sangat kompetitif," ujar Wahid.

Dia mengatakan, dana pembangunan infrastruktur gas tersebut dilakukan PGN secara mandiri tanpa membebani pemerintah. Sebagai BUMN yang diberikan modal awal oleh pemerintah hanya sebesar Rp1,4 triliun, PGN mampu membangun berbagai infrastruktur pipa gas bumi senilai Rp40 triliun.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo menegaskan, pemerintah akan terus mendorong konversi energi ke gas bumi dan energi terbarukan lainnya.

"Melalui pemanfaatan energi terbarukan seperti gas bumi dan biodisel negara bisa hemat sampai 100 ribu barel minyak per hari. Pemerintah terus berusaha agar konversi BBM ke gas bumi di sektor transportasi dapat segera terwujud. Saat ini beban impor BBM sudah sangat tinggi mencapai Rp900 miliar per hari,” jelasnya.

Susilo menegaskan, pemerintah akan menerapkan kebijakan open access pipa gas secara selektif untuk mendorong dan menjamin pembangunan infrastruktur gas bumi. Selain tidak semua pipa gas dapat digunakan secara akses terbuka (open access), perusahaan BUMN seperti PGN dan Pertagas sudah melaksanakan open access pada ruas pipa gasnya.

"Yang menjadi fokus ESDM adalah mewajibkan setiap perusahaan di sektor gas bumi untuk ikut membangun infrastruktur gas bumi. Pemerintah akan memperketat dan membatasi ruang kegiatan para trader-trader gas yang selama ini justru menciptakan beban biaya tinggi dan tidak menguntungkan negara," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
17 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
41 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
47 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved