Ekspansi 2014, Grand Kartech akan rights issue
Jum'at, 08 November 2013 - 12:34 WIB
Ekspansi 2014, Grand Kartech akan rights issue
A
A
A
Sindonews.com - PT Grand Kartech Tbk (KRAH) berencana mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp70-100 miliar pada tahun 2014 untuk mendukung ekspansi bisnisnya. Dana capex ini akan dipenuhi salah satunya dari penerbitan saham baru atau rights issue pada tahun depan.
"Capex kita tahun depan Rp70-100 miliar. Bisa dengan rights issue pada tahun depan," ujar Direktur Keuangan KRAH Johannes Budi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (8/11/2013).
Dana belanja modal tersebut rencananya akan digunakan untuk meningkatkan target ekspansi bisnis perseroan, yakni pembangunan pabrik baru.
Direktur Utama KRAH Kenneth Sutardja mengatakan, perseroan telah mengincar lokasi pembangunan pabrik barunya di Balikpapan, Kalimantan Timur dan Surabaya, Jawa Timur dengan kebutuhan lahan untuk masing-masing pabrik baru tersebut minimal 1 hektar (ha). Adapun nilai investasi masing-masing panrik sekitar Rp70-150 miliar.
Dia menjelaskan, lokasi yang dekat dengan klien dan sudah berdirinya kantor perwakilan di wilayah tersebut menjadi alasan dipilihnya dua titik tersebut sebagai lokasi berdirinya pabrik baru.
"Di Balikpapan dekat dengan industri pertambangan batu bara. Sedangkan Surabaya seperti Jakarta banyak general industry," jelas Kenneth.
Dibangunnya pabrik di dua lokasi itu diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja perseroan ke arah yang lebih positif, dimana KRAH sendiri telah mencatatkan pertumbuhan bisnis yang fantastis dalam tiga tahun ini.
Bila melihat laporan keuangan yang disampaikannya, pendapatan KRAH pada tahun 2010 sebesar Rp106,84 miliar dengan pertumbuhan 20,3 persen di banding tahun sebelumnya. Kemudian pada 2011, pendapatan perseroan menjadi Rp128,549 miliar dan pada 2012 meningkat 89,6 persen menjadi Rp243,8 miliar.
Sementara tahun ini, KRAH menargetkan pendapatan sebesar Rp333 miliar atau naik sekitar 36,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan per September 2013 sebesar Rp180 miliar.
"Capex kita tahun depan Rp70-100 miliar. Bisa dengan rights issue pada tahun depan," ujar Direktur Keuangan KRAH Johannes Budi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (8/11/2013).
Dana belanja modal tersebut rencananya akan digunakan untuk meningkatkan target ekspansi bisnis perseroan, yakni pembangunan pabrik baru.
Direktur Utama KRAH Kenneth Sutardja mengatakan, perseroan telah mengincar lokasi pembangunan pabrik barunya di Balikpapan, Kalimantan Timur dan Surabaya, Jawa Timur dengan kebutuhan lahan untuk masing-masing pabrik baru tersebut minimal 1 hektar (ha). Adapun nilai investasi masing-masing panrik sekitar Rp70-150 miliar.
Dia menjelaskan, lokasi yang dekat dengan klien dan sudah berdirinya kantor perwakilan di wilayah tersebut menjadi alasan dipilihnya dua titik tersebut sebagai lokasi berdirinya pabrik baru.
"Di Balikpapan dekat dengan industri pertambangan batu bara. Sedangkan Surabaya seperti Jakarta banyak general industry," jelas Kenneth.
Dibangunnya pabrik di dua lokasi itu diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja perseroan ke arah yang lebih positif, dimana KRAH sendiri telah mencatatkan pertumbuhan bisnis yang fantastis dalam tiga tahun ini.
Bila melihat laporan keuangan yang disampaikannya, pendapatan KRAH pada tahun 2010 sebesar Rp106,84 miliar dengan pertumbuhan 20,3 persen di banding tahun sebelumnya. Kemudian pada 2011, pendapatan perseroan menjadi Rp128,549 miliar dan pada 2012 meningkat 89,6 persen menjadi Rp243,8 miliar.
Sementara tahun ini, KRAH menargetkan pendapatan sebesar Rp333 miliar atau naik sekitar 36,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan per September 2013 sebesar Rp180 miliar.
(rna)
Lihat Juga :