Wall Street awal pekan berakhir menguat
Selasa, 12 November 2013 - 08:53 WIB
Wall Street awal pekan berakhir menguat
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat naik tipis. Investor saat ini fokus pada spekulasi waktu pemangkasan stimulus oleh The Fed.
Penguatan hari ini melanjutkan penguatan akhir pekan lalu, dimana bursa Amerika Serikat (AS) berakhir naik dipicu data tenaga kerja yang kuat pada Oktober, namun hal itu memunculkan spekulasi bahwa The Fed akan memangkas stimulus lebih cepat dari yang diharapkan.
"Fokusnya sekarang adalah kembali pada The Fed. Mungkin pemangkasan stimulus akan lebih cepat, tidak pada Maret (2014), tapi kemungkinan menjadi Desember (2013)," kata Senior Vice President BB & T Wealth Management Bucky Hellwig seperti dilansir Reuters, Selasa (12/11/2013).
Kenaikan bursa di tengah minimnya volume perdagangan lantaran aktivitas pemerintah AS dan pasar obligasi ditutup memperingati Hari veteran. Tercatat sebanyak 4,78 miliar saham diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT. Jumlah itu di bawah volume rata-rata penutupan lima hari sebesar 6,62 miliar.
Semalam, indeks Dow Jones menguat 21,32 poin atau 0,14 persen ke 15.783,10; indeks S&P 500 naik 1,28 poin atau 0,07 persen menjadi 1.771,89 dan Nasdaq naik 0,56 poin atau 0,01 persen menjadi 3.919,79.
Sementara itu, saham-saham yang mencetak keuntungan terbesar di indeks S&P 500, yakni Transocean Ltd (RIG.N) yang naik 3,6 persen menjadi USD55,37. Sektor energi di indeks S&P naik 0,2 persen. Sedangkan saham Twitter Inc (TWTR.N) yang baru saja menjadi emiten berhasil naik 3 persen menjadi USD42,90.
Penguatan hari ini melanjutkan penguatan akhir pekan lalu, dimana bursa Amerika Serikat (AS) berakhir naik dipicu data tenaga kerja yang kuat pada Oktober, namun hal itu memunculkan spekulasi bahwa The Fed akan memangkas stimulus lebih cepat dari yang diharapkan.
"Fokusnya sekarang adalah kembali pada The Fed. Mungkin pemangkasan stimulus akan lebih cepat, tidak pada Maret (2014), tapi kemungkinan menjadi Desember (2013)," kata Senior Vice President BB & T Wealth Management Bucky Hellwig seperti dilansir Reuters, Selasa (12/11/2013).
Kenaikan bursa di tengah minimnya volume perdagangan lantaran aktivitas pemerintah AS dan pasar obligasi ditutup memperingati Hari veteran. Tercatat sebanyak 4,78 miliar saham diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT. Jumlah itu di bawah volume rata-rata penutupan lima hari sebesar 6,62 miliar.
Semalam, indeks Dow Jones menguat 21,32 poin atau 0,14 persen ke 15.783,10; indeks S&P 500 naik 1,28 poin atau 0,07 persen menjadi 1.771,89 dan Nasdaq naik 0,56 poin atau 0,01 persen menjadi 3.919,79.
Sementara itu, saham-saham yang mencetak keuntungan terbesar di indeks S&P 500, yakni Transocean Ltd (RIG.N) yang naik 3,6 persen menjadi USD55,37. Sektor energi di indeks S&P naik 0,2 persen. Sedangkan saham Twitter Inc (TWTR.N) yang baru saja menjadi emiten berhasil naik 3 persen menjadi USD42,90.
(rna)
Lihat Juga :