Ketergantungan impor RI harus segera diselesaikan

Selasa, 12 November 2013 - 12:29 WIB
Ketergantungan impor...
Ketergantungan impor RI harus segera diselesaikan
A A A
Sindonews.com - Masalah Ketergantungan impor Indonesia harus segera diseleseikan, mengingat di saat situasi ekonomi yang terguncang saat ini, rupiah melemah, maka impor akan semakin mahal.

"Apa sajalah di Indonesia ini sekarang diimpor. Tidak diselesaikan dari dulu. Makin lama makin banyak ini impor," tegas Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Darmin Nasution, di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Darmin mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2013 yang turun di bawah 6 persen, atau hanya mencapai 5,62 persen, ini karena pemerintah tidak bisa mengelola perekonomian dan mempersiapkan dampak gejolak dari ekonomi internasional.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini mengatakan, harusnya sudah ada persiapan dari pemerintah untuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi bisa tetap dijaga.

"Bagaimana sebenarnya kita menjawab dinamika yang kita ciptakan sendiri. Lama-lama pertumbuhan yang disalahkan. Ini padahal kita yang enggak bisa kelolanya. Awak tidak pandai menari jangan lantainya yang disalahkan," pungkas Darmin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved