Sofjan Wanandi anggap WTO di Bali tak ada gunanya

Selasa, 12 November 2013 - 14:37 WIB
Sofjan Wanandi anggap...
Sofjan Wanandi anggap WTO di Bali tak ada gunanya
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menganggap pertemuan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) World Trade Organization (WTO) di Nusa Dua, Bali mendatang tak ada manfaat buat Indonesia.

Diketahui, konferensi yang akan digelar 3-6 Desember 2013 di Nusa Dua, Bali akan dihadiri oleh para menteri negara anggota WTO.

"Bagaimana kita melakukan capaian dari yang kita inginkan, apa kita bisa melihat WTO sebagai manfaat? Saya enggak," ungkap Sofjan Wanandi saat diskusi terkait persiapan KTM WTO ke-9, di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Bahkan menurut Sofjan, acara-acara bertarif internasional seperti KTM WTO ke-9 akan membuat kemacetan terutama di kawasan Nusa Dua, karena tingginya arus kunjungan ke wilayah tersebut.

"WTO itu cuma bikin macet. Enggak ada manfaatnya, kalau Bali itu enggak capai apa-apa kita ikut macetkan saja. Enggak ada gunanya," katanya.

Rencananya dalam KTM WTO ke-9, ada tiga isu utama yang diangkat yaitu pertanian, fasilitas perdagangan, dan pembangunan. Menurut Sofjan tidak ada arah yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan nasional. Sofjan pesimis sebaiknya pemerintah tidak berharap terlalu banyak dari pertemuan WTO.

"Seharusnya tiap WTO harus kita lihat segi kepentingan nasional. Apa untung kita jadi tuan rumah. Kadang-kadang kita, saya melihat enggak tahu sebagai tuan rumah enggak tahu inginnya terus hasilnya seperti apa," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Bersama Pemerintah...
Pengusaha Bersama Pemerintah Siap Hadapi Uni Eropa dan WTO
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Kandidat dari Saudi:...
Kandidat dari Saudi: Perbaiki WTO Butuh Manajemen dan Kepemimpinan
Perseteruan Indonesia...
Perseteruan Indonesia dengan Brasil Soal Daging Ayam Masuki Babak Baru
Diam-diam China dan...
Diam-diam China dan Australia Tarung di WTO, Geger Soal Tarif Impor Wine
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
19 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved