Rupiah dibuka terapresiasi
Kamis, 14 November 2013 - 09:48 WIB
Rupiah dibuka terapresiasi
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini dibuka terapresiasi seiring menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp11.573/USD. Posisi ini menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.605/USD. Adapun, posisi kemarin sama dengan hari sebelumnya.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik pagi hari ini berada di level Rp11.600/USD , dengan kisaran harian Rp11.545-11.600/USD. Posisi ini menguat 10 poin dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.610/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp11.546/USD atau terapresiasi 98 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.644/USD.
Sentimen dari Amerika Serikat (AS) mengenai pernyataan calon Gubernur The Fed Janet Yellen yang mendukung mempertahankan stimulus hingga perekonomian AS membaik memberi tekanan terhadap USD.
Padahal sebelumnya, Kepala Riset Trus Securities Reza Priyambada mengatakan , spekulasi mengenai pemangkasan stimulus tersebut telah membuat minat investor terhadap USD meningkat, sehingga menyebabkan mata uang tersebut menguat.
Sementara IHSG pagi ini dibuka naik 21,99 poin atau 0,51 persen ke level 4.323,88. Semua sektor pagi ini menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor properti yang naik 1,89 persen, diikuti sektor aneka industri yang naik 1,86 persen.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp11.573/USD. Posisi ini menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.605/USD. Adapun, posisi kemarin sama dengan hari sebelumnya.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik pagi hari ini berada di level Rp11.600/USD , dengan kisaran harian Rp11.545-11.600/USD. Posisi ini menguat 10 poin dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.610/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp11.546/USD atau terapresiasi 98 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.644/USD.
Sentimen dari Amerika Serikat (AS) mengenai pernyataan calon Gubernur The Fed Janet Yellen yang mendukung mempertahankan stimulus hingga perekonomian AS membaik memberi tekanan terhadap USD.
Padahal sebelumnya, Kepala Riset Trus Securities Reza Priyambada mengatakan , spekulasi mengenai pemangkasan stimulus tersebut telah membuat minat investor terhadap USD meningkat, sehingga menyebabkan mata uang tersebut menguat.
Sementara IHSG pagi ini dibuka naik 21,99 poin atau 0,51 persen ke level 4.323,88. Semua sektor pagi ini menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor properti yang naik 1,89 persen, diikuti sektor aneka industri yang naik 1,86 persen.
(rna)