Rupiah siang ini menguat ke Rp11.539/USD
Kamis, 14 November 2013 - 12:33 WIB
Rupiah siang ini menguat ke Rp11.539/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) siang hari ini melanjutkan penguatan pagi tadi seiring bertahannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir sesi I perdagangan.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini pada level Rp11.539/USD atau menguat dari posisi pembukaan di level Rp11.573/USD. Posisi siang ini menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.605/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.572/USD, terapresiasi dibanding pagi tadi di level Rp11.600/USD. Posisi siang ini lebih baik dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.610/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp11.546/USD atau terapresiasi 98 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.644/USD.
Menguatnya rupiah dipicu pernyataan calon Gubernur The Fed Janet Yellen yang mendukung mempertahankan stimulus hingga perekonomian AS membaik. Hal ini membuat mata uang AS tertekan. Pasalnya, spekulasi pemangkasan stimulus yang akan dilakukan lebih cepat menjadi Desember tahun ini membuat USD menguat.
Sementara IHSG siang ini ditutup menguat 66,68 poin atau 1,55 persen ke level 4.368,58. Siang ini semua sektor menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor keuangan yang naik 2,56 persen, diikuti sektor properti yang menguat 2,11 persen.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini pada level Rp11.539/USD atau menguat dari posisi pembukaan di level Rp11.573/USD. Posisi siang ini menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.605/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.572/USD, terapresiasi dibanding pagi tadi di level Rp11.600/USD. Posisi siang ini lebih baik dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.610/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp11.546/USD atau terapresiasi 98 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.644/USD.
Menguatnya rupiah dipicu pernyataan calon Gubernur The Fed Janet Yellen yang mendukung mempertahankan stimulus hingga perekonomian AS membaik. Hal ini membuat mata uang AS tertekan. Pasalnya, spekulasi pemangkasan stimulus yang akan dilakukan lebih cepat menjadi Desember tahun ini membuat USD menguat.
Sementara IHSG siang ini ditutup menguat 66,68 poin atau 1,55 persen ke level 4.368,58. Siang ini semua sektor menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor keuangan yang naik 2,56 persen, diikuti sektor properti yang menguat 2,11 persen.
(rna)