Industri di Jabar khawatirkan AEC 2015

Kamis, 14 November 2013 - 18:02 WIB
Industri di Jabar khawatirkan...
Industri di Jabar khawatirkan AEC 2015
A A A
Sindonews.com - Pelaku industri di Jawa Barat (Jabar) mengkhawatirkan pelaksanaan ASEAN Economic Community (AEC) yang mulai berlaku pada Januari 2015. Perjanjian tersebut dikhawatirkan mengganggu stabilitas industri di kawasan ini.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Deddy Widjaya mengatakan, industri di Jabar sangat mengkahwatirkan pelaksanaan AEC 2015, membunuh pelaku industri di kawasan ini. Arus barang dengan harga lebih murah dikhawatirkan semakin menyulitkan industri dalam negeri.

"Terus terang kami sangat khawatir. Apalagi, pesaing kita yaitu Thailand dan Vietnam," jelas Deddy pada Seminar Forum Ekonomi Jabar (FEJ) tentang Forum Konsultasi dan Koordinasi Kerjasama Internasional bidang Industri di Hotel Novotel, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Kamis (14/11/2013).

Kekhawatiran tersebut, lanjut Deddy, melihat upaya pemerintah yang dinilai terlalu lambat menghadapi AEC 2015. Sampai saat ini, pihaknya menilai, belum ada upaya kongkrit dari pemerintah menghadapi perdagangan bebas di kawasan ASEAN.

Pemerintah, dinilai lepas tangan. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus terjadi pada 2014. Apalagi, tahun depan elit pemerintahan akan berhadapan dengan momen politik lima tahunan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
33 menit yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
1 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
1 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
1 jam yang lalu
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
2 jam yang lalu
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved