PermataBank rencanakan rights issue hingga Rp1,5 T

Senin, 18 November 2013 - 20:54 WIB
PermataBank rencanakan...
PermataBank rencanakan rights issue hingga Rp1,5 T
A A A
Sindonews.com - PT Bank Permata Tbk (BNLI) hari ini mengumumkan rencana untuk meningkatkan modal melalui Penawaran Umum Terbatas VI (PUT VI/rights issue). Dana yang diterima dari rights issue akan sepenuhnya digunakan untuk membiayai sebagian penyertaan modal pada PT Astra Sedaya Finance (ASF).

Direktur Keuangan PermataBank, Sandeep Jain mengatakan, Penawaran Umum Terbatas VI ini akan mempertahankan rasio kecukupan modal di tingkat yang sehat pasca penyertaan modal di ASF dengan tetap mematuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI).

"Rights issue ini juga memberikan kami peluang untuk dapat terus mendukung ekspansi bisnis PermataBank," ujar Sandeep dalam siaran persnya, Senin (18/11/2013).

Melalui PUT VI, PermataBank akan mengeluarkan tambahan saham Kelas B sebanyak 1,207,706,806 lembar dengan harga Rp1.242 per lembar saham baru dengan memperhatikan persetujuan yang akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Setiap pemegang 221 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6 Januari 2014 pukul 16.00 WIB mempunyai 25 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru.

PermataBank memiliki posisi permodalan yang kuat dengan Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 14,4 persen per 30 September 2013, jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Sebagaimana yang tercermin pada laporan keuangan untuk periode sembilan bulan pertamanya di 2013, PermataBank terus meningkatkan kinerja operasionalnya secara berkesinambungan. Laba bersih setelah pajak (konsolidasi-tidak diaudit) meningkat 21 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp1,322 triliun.

Total pendapatan operasional meningkat 14 persen yoy menjadi Rp5,004 triliun dengan didorong oleh pertumbuhan yang baik pada pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis biaya (fee based income).

Kredit termasuk pembiayaan syariah tumbuh 30 persen yoy menjadi Rp116,7 triliun, sementara dana pihak ketiga termasuk pendanaan syariah naik 34 persen yoy menjadi Rp123,1 triliun pada akhir periode.

Penyertaan modal PermataBank pada ASF telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia, namun demikian Penawaran Umum Terbatas ini hanya dapat dilakukan setelah diperolehnya persetujuan dari Bank Indonesia, surat efektif dari OJK dan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 19 Desember 2013. PUT VI ini diharapkan dapat dituntaskan pada akhir Januari 2014.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Permatabank Tumbuh...
Laba Permatabank Tumbuh 24,2% di Smester I 2020
Bank Permata Naik Jadi...
Bank Permata Naik Jadi BUKU 4 Akhir Tahun 2020
Permata Learning Week...
Permata Learning Week Gelar 16 Sesi Secara Hybrid dari Permata Bank Bintaro
Bangkok Bank Akuisisi...
Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata Rp33,66 Triliun
Diakusisi Bangkok Bank,...
Diakusisi Bangkok Bank, Bank Permata Perkuat Kinerja
Bank Permata Terima...
Bank Permata Terima Dividen Rp193 Miliar dari Anak Perusahaan
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
17 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
44 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
55 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved