Bos OJK: Pemahaman masyarakat soal jasa keuangan rendah

Selasa, 19 November 2013 - 11:19 WIB
Bos OJK: Pemahaman masyarakat...
Bos OJK: Pemahaman masyarakat soal jasa keuangan rendah
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengeluhkan masih banyaknya masyarakat Indonesia yang pengetahuan sektor jasa keuangannya sangat rendah.

Di satu sisi Muliaman mengaku bahwa masyarakat sebagai pengguna jasa keuangan merupakan elemen penting dari produk-produk jasa keuangan.

Muliaman bahkan memberikan survei yang telah dilakukan OJK pada tahun ini, di mana secara keseluruhan tingkat pengetahuan dan pemanfaatan produk jasa keuangan masyarakat Indonesia masih rendah.

Misalnya, kata dia, dari 8.000 responden di 27 provinsi, sektor perbankan memiliki pangsa pengguna produk terbesar walaupun hanya berkontribusi sebesar 22 persen dan tingkat pemahaman produk mencapai 57 persen.

"Untuk produk asuransi hanya 18 persen orang yang memahami produknya serta hanya 12 persen yang memanfaatkan," ujar dia Muliaman saat membuka acara Literasi Keuangan di JCC, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Dia juga mengungkapkan, masyarakat yang memahami produk pegadaian hanya 15 persen, namun pemanfaatannya hanya 5 persen. Sedangkan 10 persen masyarakat yang memahami lembaga pembiayaan dan hanya 6 persen yang memanfaatkan lembaga pembiayaan.

Sementara, untuk industri dana pensiun hanya 7 persen masyarakat yang memahami produk tersebut, sedangkan yang memanfaatkannya hanya 2 persen.

"Yang paling kecil adalah pasar modal. Di mana hanya 4 persen masyarakat yang memahami produk tersebut. Sedangkan untuk pemanfaatannya masih kurang 1 persen dari masyrakat yang memanfaatkan produk tersebut," imbuhnya.

Karena itu, dia merasa peningkatan akses kepada industri jasa keuangan merupakan langkah dasar yang sangat penting. "Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita dengan edukasi," pungkas Muliaman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved