Tawarkan harga Rp425-550, Dwi Aneka Jaya bidik Rp353 M

Selasa, 19 November 2013 - 12:33 WIB
Tawarkan harga Rp425-550,...
Tawarkan harga Rp425-550, Dwi Aneka Jaya bidik Rp353 M
A A A
Sindonews.com - PT Dwi Aneka Jaya Kemansindo menawarkan harga saham dalam prosesi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada kisaran Rp425-Rp550 per saham.

"Saham yang dilepas akan ditawarkan pada kisaran Rp425 sampai Rp550 per saham. Harga ini mencerminkan Price Earning Ratio (PER) 6,4 kali sampai 8,3 kali, sedangkan PER industri 7,42 kali," kata Presiden Direktur PT Dwi Aneka Jaya Kemansindo Andreas Chaiyadi Karwandi di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Dengan jumlah saham baru yang akan dilepas ke publik sebanyak-banyaknya 642.857.000 atau setara dengan 30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor sebelum IPO, maka dana raihan yang diharapkan dari prosesi ini dapat mencapai Rp273,21 miliar-Rp353,57 miliar.

Perusahaan di bidang pengemasan tersebut akan menggunakan dana hasil IPO untuk menambah modal kerja guna mendukung rencana ekspansi perseroan.

"Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja dan belanja modal. Sebesar 60 persen untuk modal kerja dan 40 persen untuk belanja modal dalam rangka peningkatan kapasitas produksi," ujar dia.

Perseroan optimistis sahamnya akan diserap pasar mengingat kinerja perseroan yang sangat positif. Hal tersebut terlihat dari kinerja perseroan sepanjang tiga tahun terakhir, dimana penjualan naik secara CAGR bertumbuh 58,1 persen dengan laba bersih secara CAGR tumbuh 165,7 persen dengan peningkatan signifikan pada 2012.

Adapun, untuk penjualan kemasan lebih banyak digunakan pada segmen makanan minuman atau mencapai 41,84 persen dan sisanya tersebar pada segmen telekomunikasi, kosmetik, sepatu dan lain-lain.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Aneka Gas Industri...
PT Aneka Gas Industri Berubah Nama Jadi PT Samator Indo Gas
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Menambang Emas, Nikel...
Menambang Emas, Nikel dan Bauksit Bikin Antam Habiskan Duit Rp3,69 M di Februari 2021
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Eks GM UBPPLM PT Antam...
Eks GM UBPPLM PT Antam Dody Martimbang Didakwa Melakukan Korupsi Rp100,8 Miliar
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
54 menit yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
2 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved