Rupiah berakhir menguat ke Rp11.599/USD
Selasa, 19 November 2013 - 16:46 WIB
Rupiah berakhir menguat ke Rp11.599/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore hari ini berhasil menguat seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berada pada level Rp11.599/USD atau menguat 36 poin dari posisi perdagangan Senin (18/11/2013) di level Rp11.635/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.638/USD. Posisi rupiah terlemah hari ini berada di level Rp11.473/USD dan terlemah di level Rp11.638/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore hari ini di level Rp11.598/USD, dengan kisaran harian Rp11.585-11.608/USD. Posisi ini menguat 22 poin dari posisi penutupan sore kemarin di level Rp11.620/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.603/USD atau menguat 30 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.633/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.609/USD atau terapresiasi 18 poin dibandingkan penutupan hari kemarin di level Rp11.627/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, masuknya dana asing di pasar saham domestik mampu memberi sentimen positif untuk rupiah.
Penguatan IHSG yang terjadi pada akhir sesi perdagangan memberi mendorong penguatan rupiah. "Pergerakan indeks yang berakhir di teritori positif membantu mengurangi tekanan terhadap rupiah," kata dia, Selasa (19/11/2013).
Selain itu, lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan target Rp8 triliun, yang melibatkan satu seri Surat perbendaharaan Negara (SPN) dan empat seri Fixed Rate (FR) sebagai upaya untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 direspon positif.
Sementara itu, IHSG sore ini berhasil ditutup menguat 4,74 poin atau 0,11 persen ke level 4.398,34. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,12 triliun dengan 3,51 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp87,75 miliar.
Sektor saham sore ini mayoritas menguat, yakni perkebunan, tambang, aneka industri, manufaktur, infrastruktur, perdagangan dan properti. Sedangkan yang melemah, sektor konsumer, keungan dan industri dasar.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berada pada level Rp11.599/USD atau menguat 36 poin dari posisi perdagangan Senin (18/11/2013) di level Rp11.635/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.638/USD. Posisi rupiah terlemah hari ini berada di level Rp11.473/USD dan terlemah di level Rp11.638/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore hari ini di level Rp11.598/USD, dengan kisaran harian Rp11.585-11.608/USD. Posisi ini menguat 22 poin dari posisi penutupan sore kemarin di level Rp11.620/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.603/USD atau menguat 30 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.633/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.609/USD atau terapresiasi 18 poin dibandingkan penutupan hari kemarin di level Rp11.627/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, masuknya dana asing di pasar saham domestik mampu memberi sentimen positif untuk rupiah.
Penguatan IHSG yang terjadi pada akhir sesi perdagangan memberi mendorong penguatan rupiah. "Pergerakan indeks yang berakhir di teritori positif membantu mengurangi tekanan terhadap rupiah," kata dia, Selasa (19/11/2013).
Selain itu, lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan target Rp8 triliun, yang melibatkan satu seri Surat perbendaharaan Negara (SPN) dan empat seri Fixed Rate (FR) sebagai upaya untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 direspon positif.
Sementara itu, IHSG sore ini berhasil ditutup menguat 4,74 poin atau 0,11 persen ke level 4.398,34. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,12 triliun dengan 3,51 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp87,75 miliar.
Sektor saham sore ini mayoritas menguat, yakni perkebunan, tambang, aneka industri, manufaktur, infrastruktur, perdagangan dan properti. Sedangkan yang melemah, sektor konsumer, keungan dan industri dasar.
(rna)