IHSG diprediksi variatif cenderung menguat

Rabu, 20 November 2013 - 08:38 WIB
IHSG diprediksi variatif...
IHSG diprediksi variatif cenderung menguat
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak variatif (mixed) diwarnai variatifnya pembukaan indeks regional serta melemahnya penutupan indeks Dow Jones malam tadi.

"Kisaran perdagangan hari ini akan berada dalam support 4.374-4.350 dan resistance 4.415-4.430," ujar tim analis teknikal Mandiri Sekuritas, Rabu (20/11/2013).

Indeks saham Amerika Serikat (AS) berbalik arah melemah menjelang pemungutan suara pemilihan Janet Yellen menjadi Gubernur The Fed. Pada penutupan dini hari tadi waktu Indonesia, indeks Dow Jones melemah 8,99 poin (0,06 persen) ke level 15.967,03.

Sementara indeks regional Asia pagi ini dibuka bervariasi. Indeks Nikkei 225 di Jepang hari ini dibuka menguat 0,25 persen ke level 15.163,76. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan turun 0,31 persen ke posisi 2.025,41.

Di sisi lain, harga minyak di bursa komoditas dunia juga melemah. Pada perdagangan semalam, harga minyak WTI Crude Oil turun 0,87 persen ke angka USD93,03 per barel.

Senada dengan harga minyak, harga emas Comex di bursa komoditas New York mengalami pelemahan 1,19 persen ke level USD1.272,20 per troy ons, pada perdagangan semalam.

Dari dalam negeri, investor asing tetap melanjutkan aksi belinya di pasar modal, meski pemerintah mengerem laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini. Di sisi lain, kenaikan suku bunga acuan yang agresif diprediksi masih akan menekan pergerakan rupiah terhadap USD.

Melihat hal itu, analis teknikal Mandiri Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak mixed to up atau variatif cenderung menguat untuk kembali menguji resistance kuat dalam jangka pendek yang sebelumnya menjadi support di level 4.406.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
29 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
50 menit yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved