Kemenkeu, BI, OJK dan LPS gelar latihan hadapi krisis

Rabu, 20 November 2013 - 20:02 WIB
Kemenkeu, BI, OJK dan...
Kemenkeu, BI, OJK dan LPS gelar latihan hadapi krisis
A A A
Sindonews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang tergabung dalam Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) melakukan simulasi untuk menghadapi tekanan di pasar keuangan.

Simulasi tersebut melibatkan pimpinan dari masing-masing instansi yaitu Menteri Keuangan M Chatib Basri, Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, serta Ketua Dewan Komisioner LPS Heru Budiargo.

Chatib sendiri mengaku simulasi yang bersifat menyeluruh tersebut bukan dikarenakan ada tekanan kepada pasar keuangan dalam waktu dekat ini, tetapi hanya bersifat latihan semata-mata.

"Ini kami juga dibantu Toronto Center yang memang juga berpengalaman menangani krisis," kata Chatib di gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (20/11/2013).

Chatib juga mengakui seluruh Standart Operational Procedure (SOP) sudah dibuat berdasarkan hasil simulasi yang telah dilakukan tadi. "Itu yang umum," singkatnya.

Di kesempatan yang sama, Muliaman D Hadad menjelaskan, dalam latihan tersebut FKSSK memiliki banyak skenario tekanan ekonomi dan juga strategi menghadapi tekanan tersebut.

"Jadi bagaimana kalau situasinya sederhana, kalau kompleks, dan bagaimana persiapan kita. Jadi saya pikir itu saja skenario-skenarionya," terang Muliaman.

Heru Budiargo bahkan menyebut simulasi semacam ini merupakan 'mainan' FKSSK tiap tahun dan dilakukan bukan karena adanya tekanan ekonomi tetapi sebagai bentuk latihan serta pelajaran dalam menghadapi kondisi perekonomian terburuk.

Dia juga menambahkan, hal yang sama juga telah dilakukan LPS dengan instansi serupa di luar negeri seperti Office Treasury dan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) atau LPS AS.

"Jadi kita lakukan untuk membangun proses bagaimana kalau skenario A terjadi, bagaimana kalau ternyata B yang terjadi," ucap Heru.

Sedangkan Agus Martowardojo menambahkan, simulasi ini melibatkan seluruh pihak yang bernaung dalam FKSSK hingga ke level Sekretariat sehingga lubang-lubang dalam regulasi dapat diatasi.

"Jadi hal-hal ini dimasukkan semua dalam simulasi, termasuk mereview kelengkapan peraturan, UU, dan juga kewenangan," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonom: Kebijakan OJK...
Ekonom: Kebijakan OJK Efektif Bantu Sektor Keuangan Selama Pandemi
Stabilitas Sistem Keuangan...
Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga, Tapi NPL Cenderung Naik
Penyebaran Corona Masih...
Penyebaran Corona Masih Tinggi, Menkeu Khawatir Ganggu Sistem Keuangan
Global Masih Penuh Ketidakpastian,...
Global Masih Penuh Ketidakpastian, KSSK Ungkap Kondisi Keuangan Nasional di Kuartal I 2026
OJK Jaga Stabilitas...
OJK Jaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Masa Pandemi
Eks Petinggi BI Wanti-Wanti,...
Eks Petinggi BI Wanti-Wanti, Jangan Terlena dengan Data Perbankan yang Tersaji
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
41 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved