Tak sesuai harapan, UMK Cimahi hanya Rp1.735.473

Jum'at, 22 November 2013 - 10:42 WIB
Tak sesuai harapan,...
Tak sesuai harapan, UMK Cimahi hanya Rp1.735.473
A A A
Sindonews.com - Penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2014 yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), tidak sesuai harapan para buruh. Terutama buruh di Kota Cimahi yang terpaksa gigit jari.

Meski Aher telah menyesuaikan upah buruh untuk wilayah Bandung Raya, namun besaran yang ditetapkan jauh dari yang selama ini disuarakan. Awalnya mereka menginginkan UMK Rp3,2 juta, namun karena adanya penolakan dari pengusaha, buruh menurunkannya menjadi Rp2,7 juta.

Angka tersebut pun masih dipertentangkan lagi. Alhasil buruh di Cimahi pun kembali menurunkan tuntutannya menjadi Rp2 juta atau setara dengan UMK Kota Bandung.

Sayang, saat ditetapkan, buruh harus menerima jika pemerintah hanya menyetujui UMK Kota Cimahi 2014 sebesar Rp1.735.473 atau sekitar Rp230 ribu di bawah Kota Bandung.

"Untuk Bandung Raya kita tambah Rp70 ribu sampai Rp75 ribu, agar tidak terjadi
kesenjangan," ungkap Heryawan, Kamis (21/11/13) malam.

Penambahan tersebut bukan dari UMK 2013, melainkan dari pengajuan yang
dikirimkan Pemerintahan Kota Cimahi. Dibanding dengan UMK sebelumnya, jumlah ini meningkat sekitar Rp350 ribu, meskipun kurang dari yang dituntut para buruh.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved