Menteri PAN-RB tegaskan penerimaan CPNS harus fairness

Sabtu, 23 November 2013 - 16:54 WIB
Menteri PAN-RB tegaskan...
Menteri PAN-RB tegaskan penerimaan CPNS harus fairness
A A A
Sindonews.com - Sejumlah Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten/Kota telah meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar untuk mengutamakan putra daerah (afirmasi) dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun Anggaran 2013.

Namun, Menteri PAN-RB menegaskan, afirmasi jangan sampai mengganggu fairness dalam seleksi CPNS. Tetapi afirmasi dilakukan antara lain untuk memberi kesempatan putra daerah agar dapat diterima menjadi CPNS, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Afirmasi tetap ada, tetapi jangan mengganggu fairness,” ujar Azwar saat menerima kunjungan Bupati Deiyai (Papua), Bupati Meranti (Kepri), Bupati Minahasa Selatan, dan anggota DPRD Kota Ambon, di ruang Sriwijaya Kementerian PAN-RB, Jakarta, dikutip dari situs Setkab, Sabtu (23/11/2013).

Para Bupati dan anggota DPRD menemui Menteri PAN-RB untuk minta kebijakan, agar para peserta tes CPNS dari honorer kategori II diluluskan semua. Selain mereka sudah lama mengabdi, para tenaga honorer itu juga benar-benar dibutuhkan oleh daerah masing-masing.

Anggota DPRD Kota Ambon Rovik A. Afifudin misalnya, minta agar 795 honorer K2 dapat diluluskan semuanya, karena di daerah itu distribusi pegawainya tidak merata. Banyak dari guru dan tenaga kesehatan di Ambon yang datang dari luar daerah. “Mereka itu bertugas di kota, sementara yang di pelosok-pelosok tidak ada,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bupati Meranti Irwan, yang meminta agar 384 tenaga honorer K2 yang ikut tes CPNS pada 3 November diluluskan seluruhnya. Sebagai kabupaten pemekaran, lanjut Irwan, Kabupaten Meranti masih banyak membutuhkan pegawai. Sebab, sebagian besar pegawai di daerah itu merupakan pegawai limpahan dari kabupaten induk. “Kami membutuhkan pegawai untuk ditempatkan di puskesmas dan sekolah-sekolah di pulau-pulau terluar,” ujar Irwan.

Sementara Bupati Minahasa Selatan, Christiany E. Paruntu mengatakan, pihaknya membutuhkan setidaknya tambahan seribu pegawai. Untuk itu, dia minta agar 647 tenaga honorer kategori 2 yang ikut tes diluluskan semua. Sementara Bupati Deiyai (Papua), Danoe Takimai, yang menginginkan agar kewenangan seleksi CPNS dikembalikan ke daerah.

Menanggapi desakan itu semua, Azwar kembali menegaskan, agar masing-masing menyampaikan peta kebutuhan pegawai, termasuk distribusinya. “Prinsipnya, jangan ada sekolah yang tidak ada gurunya, dan puskesmas tidak ada dokternya,” imbuh Menteri.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak para Bupati dan DPRD untuk mendorong terciptanya lapangan kerja di daerah masing-masing, dengan mempermudah masuknya investasi, meningkatkan pelayanan perizinan untuk membuka usaha.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Provinsi di Indonesia...
10 Provinsi di Indonesia dengan Jumlah PNS Terbanyak
Kendala e-Materai, Pendaftaran...
Kendala e-Materai, Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 Diperpanjang
10 Provinsi dengan Jumlah...
10 Provinsi dengan Jumlah PNS Terbanyak, Nomor 1 Bukan Jakarta
4 Perbedaan PNS Pusat...
4 Perbedaan PNS Pusat dan Daerah, Gajinya Besaran Mana?
Kenaikan Tunjangan Kinerja...
Kenaikan Tunjangan Kinerja PNS Tuai Kontra Pegawai Swasta
Kabar Gembira! Lowongan...
Kabar Gembira! Lowongan Ribuan PNS Bakal Dibuka di Daerah
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved