Rupiah kembali dalam tekanan

Selasa, 26 November 2013 - 09:43 WIB
Rupiah kembali dalam...
Rupiah kembali dalam tekanan
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini masih tertekan seiring melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka stagnan pada level Rp11.510/USD. Namun, rupiah pada pukul 09.40 WIB kembali terperosok ke level Rp11.773/USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.748/USD atau anjlok 10 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.738/USD.

Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini di level Rp11.745/USD. Posisi ini terapresiasi 3 poin dibanding Senin (25/11/2013) di level Rp11.648/USD.

Kepala Riset Trus Securities Reza Priyambada memperkirakan, laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan berada pada kisaran Rp11.745-11.712 per USD mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI).

Menurut Reza, mulai pulihnya kondisi ekonomi AS disinyalir sebagai isu utama mengapa laju rupiah kian gontai. Kondisi ini berkebalikan dengan laju USD yang kian perkasa membuat minat pelaku pasar terhadap USD lebih tinggi dibandingkan mata uang lainnya.

"Laju rupiah pun mau tidak mau terlibas dengan laju kenaikan USD," kata Reza, Selasa (26/11/2013).

Reza menambahkan, pelemahan rupiah juga turut terimbas, laju pelemahan hard currency lainnya seperti poundsterling setelah dirilis penurunan BBA mortgage approvals.

Pelemahan lainnya terjadi pada euro dan yen seiring bank sentral masing-masing yang masih ingin mempertahankan suku bunga rendahnya. "Hal ini sontak membuat laju rupiah terperangkap dalam pelemahannya," ujar Reza.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah di Awal Pekan...
Rupiah di Awal Pekan Berakhir Tak Berdaya ke Level Rp15.519/USD
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved