SBY imbau semua pihak bersinergi atasi masalah sawit
Kamis, 28 November 2013 - 15:31 WIB
SBY imbau semua pihak bersinergi atasi masalah sawit
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuturkan bahwa gejolak perekonomian dunia bisa berimbas pada komoditas minyak kelapa sawit dalam negeri. Oleh sebab itu, menurutnya, mengelola pasar itu penting.
"Nilai ekspor kita susut karena harganya merosot," ujar Presiden SBY saat membuka Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) ke-9 and 2014 Price Outlook yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Kamis (28/11/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam situasi seperti itu, diperlukan sinergi dan langkah bersama antara pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, swasta, industri kelapa sawit, serta mitra di luar negeri. "Kalau ini bisa bersinergi, insya Allah persolan bisa diatasi," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Usai memberikan sambutan, Presiden SBY akan melakukan penabuhan gendang sebagai simbol konferensi resmi dibuka. Dalam kesempatan itu, Presiden SBY didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, Ketua Umum GAPKI Joefly J.Bahroeny dan Ketua Panitia IPOC 2013 Mona Surya.
Selain membuka secara resmi IPOC 2013 dan memberikan sambutan pembukaan, SBY juga mengunjungi sejumlah stan pameran yang menjadi bagian dari konferensi yang dihadiri 1.350 peserta dari 29 negara ini.
Di stan pameran, Presiden SBY mengunjungi sejumlah stan yang terkait dengan produk kelapa sawit, pendukung industri ini maupun program-program CSR industri sawit seperti pendidikan, ekonomi maupun lingkungan.
"Nilai ekspor kita susut karena harganya merosot," ujar Presiden SBY saat membuka Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) ke-9 and 2014 Price Outlook yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Kamis (28/11/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam situasi seperti itu, diperlukan sinergi dan langkah bersama antara pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, swasta, industri kelapa sawit, serta mitra di luar negeri. "Kalau ini bisa bersinergi, insya Allah persolan bisa diatasi," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Usai memberikan sambutan, Presiden SBY akan melakukan penabuhan gendang sebagai simbol konferensi resmi dibuka. Dalam kesempatan itu, Presiden SBY didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, Ketua Umum GAPKI Joefly J.Bahroeny dan Ketua Panitia IPOC 2013 Mona Surya.
Selain membuka secara resmi IPOC 2013 dan memberikan sambutan pembukaan, SBY juga mengunjungi sejumlah stan pameran yang menjadi bagian dari konferensi yang dihadiri 1.350 peserta dari 29 negara ini.
Di stan pameran, Presiden SBY mengunjungi sejumlah stan yang terkait dengan produk kelapa sawit, pendukung industri ini maupun program-program CSR industri sawit seperti pendidikan, ekonomi maupun lingkungan.
(gpr)
Lihat Juga :