IHSG berakhir melemah ke 4.233,93
Kamis, 28 November 2013 - 16:04 WIB
IHSG berakhir melemah ke 4.233,93
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pada hari ini berakhir memerah. IHSG tergerus 17,56 poin atau 0,41 persen ke level 4.233,93.
IHSG pagi tadi dibuka menguat 13,03 poin atau 0,31 persen ke level 4.265,52 didukung Wall Street yang kembali mencetak rekor baru. Penguatan ini melanjutkan penguatan hari kemarin, yang ditutup naik ke level 4.251,49.
Namun, IHSG pada akhir sesi I hari ini ditutup terpeleset ke zona merah dipicu merosotnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). IHSG susut 0,76 poin atau 0,02 persen ke level 4.250,73.
Pelemahan sore hari ini di tengah menguatnya bursa kawasan Asia. Indeks Shanghai naik 18,30 poin atau 0,82 persen ke 2.219,37; Hang Seng turun 17,26 poin atau 0,07 persen menjadi 23.789,09; Nikkei naik 277,49 poin atau 1,76 persen ke 15.727,12 dan Straits Times naik 14,54 poin atau 0,46 persen menjadi 3.186,60.
Nilai transaksi tercatat sebesar R3,41 triliun dengan 3,57 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp68,45 miliar. Tercatat sebanyak 62 saham naik, 190 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi dipimpin industri dasar yang turun 1,33 persen. Sedangkan yang menguat hanya infrastruktur yang naik 0,84 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 ke Rp4.725, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp150 ke Rp4.975 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp100 ke Rp4.825.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp200 ke Rp8.500, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp35 menjadi Rp1.990 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp150 menjadi Rp6.700.
IHSG pagi tadi dibuka menguat 13,03 poin atau 0,31 persen ke level 4.265,52 didukung Wall Street yang kembali mencetak rekor baru. Penguatan ini melanjutkan penguatan hari kemarin, yang ditutup naik ke level 4.251,49.
Namun, IHSG pada akhir sesi I hari ini ditutup terpeleset ke zona merah dipicu merosotnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). IHSG susut 0,76 poin atau 0,02 persen ke level 4.250,73.
Pelemahan sore hari ini di tengah menguatnya bursa kawasan Asia. Indeks Shanghai naik 18,30 poin atau 0,82 persen ke 2.219,37; Hang Seng turun 17,26 poin atau 0,07 persen menjadi 23.789,09; Nikkei naik 277,49 poin atau 1,76 persen ke 15.727,12 dan Straits Times naik 14,54 poin atau 0,46 persen menjadi 3.186,60.
Nilai transaksi tercatat sebesar R3,41 triliun dengan 3,57 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp68,45 miliar. Tercatat sebanyak 62 saham naik, 190 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi dipimpin industri dasar yang turun 1,33 persen. Sedangkan yang menguat hanya infrastruktur yang naik 0,84 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 ke Rp4.725, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp150 ke Rp4.975 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp100 ke Rp4.825.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp200 ke Rp8.500, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp35 menjadi Rp1.990 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp150 menjadi Rp6.700.
(rna)
Lihat Juga :