Ditekan aksi jual, IHSG dibuka negatif

Jum'at, 29 November 2013 - 09:07 WIB
Ditekan aksi jual, IHSG...
Ditekan aksi jual, IHSG dibuka negatif
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pada hari ini dibuka memerah ditekan aksi jual. IHSG minus 14,78 poin atau 0,35 persen ke level 4.219,15.

IHSG kemarin ditutup melemah 17,56 poin atau 0,41 persen ke level 4.233,93. Pelemahan sore kemarin di tengah menguatnya mayoritas bursa kawasan Asia.

Sementara bursa kawasan Asia pagi ini mayoritas dibuka melemah. Indeks Shanghai turun 1,33 poin atau 0,06 persen ke 2.218,04; Hang Seng naik 41,78 poin atau 0,18 persen menjadi 23.830,87; Nikkei turun 14,57 poin atau 0,09 persen ke 15.712,34 dan Straits Times minus 10,18 poin atau 0,32 persen menjadi 3.176,82.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,75 miliar dengan 8,28 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp5,26 miliar. Tercatat sebanyak 14 saham naik, 25 saham melemah dan 24 saham stagnan.

Sektor saham pagi ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi dipimpin aneka industri yang turun 1,27 persen. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan yang naik 0,38 persen.

Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp200 ke Rp8.700, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp75 ke Rp4.925 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp25 ke Rp5.000.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 ke Rp26.350, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp300 menjadi Rp11.350 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp100 menjadi Rp9.650.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved