Petani Kaltim tolah benih bersubsidi

Senin, 02 Desember 2013 - 14:12 WIB
Petani Kaltim tolah...
Petani Kaltim tolah benih bersubsidi
A A A
Sindonews.com - Saat ini petani di Kalimatan Timur (Kaltim) tidak lagi berharap banyak pada benih padi bersubsidi dari pemerintah, karena subsidi ini sering terlambat. Akibat dari keterlambatan ini, petani sering merugi.

"Memang benar benih bersubsidi sering terlambat ketika memasuki musim tanam. Jika menunggu benih diterima, musim tanam telah lewat, ini sangat merugikan petani," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim, Ibrahim, Senin (2/12/2013).

Menurutnya, karena kondisi ini terus berlangsung, petani padi di Kaltim telah sepakat untuk menolak benih padi bersubsidi pada 2014. Pemprov Kaltim juga terus membantu petani untuk pengadaan benih padi agar bisa mandiri tanpa bantuan pemerintah pusat.

"Petani Kaltim sudah tahu dan sudah menghitung untung rugi penggunaan benih bersubsidi atau tidak. Contohnya, untuk satu hektare lahan, petani memerlukan benih sekitar tiga kilogram. Sedangkan harga benih padi dipasaran berkisar Rp6.000 sampai Rp6.500," jelasnya.

Pemprov Kaltim akhirnya menyarankan petani untuk membeli benih secara mandiri atau swadaya kelompok. Petani dan pemerintah daerah akan berusaha membantu penyediaan benih untuk petani melalui dana APBD saja.

Upaya ini dapat dilakukan dengan catatan, kabupaten dan kota di Kaltim harus memperbaiki kualitas dan kuantitas balai benih di daerah masing-masing. Demikian juga dengan sejumlah penangkar benih swasta di lapangan akan didorong lebih banyak memproduksi benih unggul.

"Persoalan bantuan benih padi bersubsidi kepada petani di Kaltim harus bisa diatasi. Sehingga tidak bergantung kepada pemerintah pusat secara bertahap dimulai pada 2014. Kita yakin dengan kemampuan petani dan pemerintah, pemenuhan benih berkualitas dapat diatasi secara mandiri," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
45 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved