INTP akuisisi Tarabatuh Manunggal Rp65 M

Selasa, 03 Desember 2013 - 15:47 WIB
INTP akuisisi Tarabatuh...
INTP akuisisi Tarabatuh Manunggal Rp65 M
A A A
Sindonews.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTp) melalui dua anak perusahaannya mengakuisisi PT Tarabatuh Manunggal senilai Rp65 miliar.

Dalam keterangannya perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/12/2013) dijelaskan bahwa penandatanganan jual beli tersebut sudah dilakukan pada Senin (2/12/2013).

Adapun, dua anak perusahaan perseroan yang mengambil alih saham Tarabatuh Manunggal itu, yakni PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) dan PT Pionirbeton Industri (PBI). Sementara, Tarabatuh Manunggal merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha agregat.

Tarabatuh Manunggal berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan. Sebelum transaksi, saham Tarabatuh Manunggal dimiliki Setiadi Widjaja sebanyak 37.600 lembar saham senilai Rp37,6 miliar, Probo Yuniar Wahyudianto sebanyak 26.960 lembar saham senilai Rp26,96 miliar, Felix Binarta dan Rocky Prawisuda Rahadianto masing-masing sebanyak 120 lembar saham dengan total nilai Rp240 juta.

Adapun, tujuan akuisisi untuk menunjang kegiatan usaha beton siap pakai. Transaksi ini tidak termasuk transaksi material mengacu pada nilai ekuitas perseroan sebesar Rp19,4 triliun berdasarkan laporan keuangan tahunan perusahaan tahun buku 2012.

Harga saham INTP pukul 15.45 WIB turun Rp150 menjadi Rp19.050 per lembar saham. Pagi tadi, harga saham perseroan susut Rp100 menjadi Rp19.100 dari posisi penutupan kemarin di level Rp19.200 per saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Jumbo Infrastruktur...
Anggaran Jumbo Infrastruktur dan Dana Abadi RI Angkat Optimisme Industri Semen
RUPST Indocement Putuskan...
RUPST Indocement Putuskan Pembagian Dividen Rp1,8 Triliun
Hingga Juni, Penjualan...
Hingga Juni, Penjualan Domestik Indocement Tumbuh 8,8%
Terpapar Pandemi, Laba...
Terpapar Pandemi, Laba Bersih Indocement Terkuras 5,02 Persen
Seribu Karyawan Indocement...
Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong
Industri Semen Mulai...
Industri Semen Mulai Bangkit Berkat Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
57 menit yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
1 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved