Anggaran Jumbo Infrastruktur dan Dana Abadi RI Angkat Optimisme Industri Semen
Minggu, 09 Mei 2021 - 07:31 WIB
loading...
Permintaan semen domestik nasional telah mengalami pertumbuhan positif sejak Februari 2021 dan cenderung menguat pada bulan Maret lalu. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) optimis pertumbuhan pasar semen di semester II-2021. Hal ini seiring pemulihan ekonomi serta anggaran besar yang disiapkan pemerintah untuk infrastruktur serta pembentukan sovereign wealth funds (SWF) atau dana abadi RI .
Baca Juga: Industri Semen Mulai Bangkit Berkat Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Direktur dan Corporate Secretary, Antonius Marcos mengatakan, permintaan semen domestik nasional telah mengalami pertumbuhan positif sejak Februari 2021 dan cenderung menguat pada bulan Maret lalu. "Kami optimis pertumbuhan positif akan terus berlanjut di tahun 2021 ini," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Perseroan lanjut Antonius, memprediksi kenaikan permintaan semen domestik nasional sebesar +5% dari tahun 2020 terutama dari pertumbuhan semen curah pada semester ke-2 yang disebabkan dari beberapa hal. Seperti nilai budget infrastruktur tahun 2021 yang kembali berada pada kisaran sebelum masa pandemi COVID-19, proyek-proyek komersial dan perumahan baru yang akan mulai dari tender-tender yang sedang berlangsung saat ini.
Selain itu, pembentukan sovereign wealth funds (SWF) yang akan menarik investasi untuk proyek-proyek infrastruktur utama dan kemudian efek berkelanjutan dari proyek infrastruktur tersebut yang akan mendorong pembanganun konstruksi zona industri dan pabrik di daerah sekitar.
"Kami juga meyambut baik instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan RakyatRepublik Indonesia untuk penggunaan Semen Hijau (beton) dalam proyek-proyek Infrastruktur dan pemerintah lainnya," terangnya.
Ditambahkan, Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk Semen Hijau tersebut baik dalam bentuk pasokan produk PCC, Duracem-Slag Cement dan juga jenis semen yang terbaru yaitu Semen Hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini.
Baca Juga: Industri Semen Mulai Bangkit Berkat Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Direktur dan Corporate Secretary, Antonius Marcos mengatakan, permintaan semen domestik nasional telah mengalami pertumbuhan positif sejak Februari 2021 dan cenderung menguat pada bulan Maret lalu. "Kami optimis pertumbuhan positif akan terus berlanjut di tahun 2021 ini," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Perseroan lanjut Antonius, memprediksi kenaikan permintaan semen domestik nasional sebesar +5% dari tahun 2020 terutama dari pertumbuhan semen curah pada semester ke-2 yang disebabkan dari beberapa hal. Seperti nilai budget infrastruktur tahun 2021 yang kembali berada pada kisaran sebelum masa pandemi COVID-19, proyek-proyek komersial dan perumahan baru yang akan mulai dari tender-tender yang sedang berlangsung saat ini.
Selain itu, pembentukan sovereign wealth funds (SWF) yang akan menarik investasi untuk proyek-proyek infrastruktur utama dan kemudian efek berkelanjutan dari proyek infrastruktur tersebut yang akan mendorong pembanganun konstruksi zona industri dan pabrik di daerah sekitar.
"Kami juga meyambut baik instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan RakyatRepublik Indonesia untuk penggunaan Semen Hijau (beton) dalam proyek-proyek Infrastruktur dan pemerintah lainnya," terangnya.
Ditambahkan, Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk Semen Hijau tersebut baik dalam bentuk pasokan produk PCC, Duracem-Slag Cement dan juga jenis semen yang terbaru yaitu Semen Hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini.
Lihat Juga :