Terpapar Pandemi, Laba Bersih Indocement Terkuras 5,02 Persen

Selasa, 10 November 2020 - 11:17 WIB
loading...
Terpapar Pandemi, Laba...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 , PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal III-2020. Laba bersih perseroan sebesar Rp1,11 triliun atau turun 5,02% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,17 triliun. ( Baca juga:Pasar Mobil Mulai Membaik, Optimistis Bangkit Tahun Depan )

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan neto Indocement di kuartal III-2020 sebesar Rp10,14 triliun atau turun 10,56% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp11,34 triliun.

Penjualan neto perseroan terdiri dari penjualan semen pihak berelasi tercatat Rp82,9 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp107,9 miliar. Penjualan semen pihak ketiga sebesar Rp9,32 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp10,02 triliun, dan penjualan beton siap pakai Rp739,6 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,21 triliun.

INTP mencatatkan adanya penurunan beban usaha di kuartal III-2020 sebesar Rp2,3 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,4 triliun. Perseroan juga mencatat adanya kenaikan beban operasi lain sebesar Rp84,8 miliar dari sebelumnya Rp18,7 miliar. ( Baca juga:Teliti Popok Bayi, Siswa MAN 2 Kota Malang Raih Medali Emas KoPSI 2020 )

Indocement mencatatkan liabilitas sebesar Rp3,99 triliun dan ekuitas Rp22,34 triliun. Total aset perseroan menurun menjadi Rp26,33 triliun dibanding periode Desember 2019 sebesar Rp27,70 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Bursa Saham Dibuka Lesu,...
Bursa Saham Dibuka Lesu, IHSG Lanjut Melemah ke 6.065 Pagi Ini
IHSG Ambrol 2,75% ke...
IHSG Ambrol 2,75% ke 6.144, Terburuk di Emerging Market Asia
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Efektifitas Roket Pencegat...
Efektifitas Roket Pencegat Iron Dome hingga 90 Persen Diragukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved