Agus Marto: Ada dua penyebab rupiah melemah

Selasa, 03 Desember 2013 - 17:05 WIB
Agus Marto: Ada dua...
Agus Marto: Ada dua penyebab rupiah melemah
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengakui secara umum ada dua penyebab melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), yang terjadi saat ini.

Faktor pertama adalah situasi eksternal. Di mana ada rencana pengurangan stimulus dari AS dan juga pulihnya kondisi negara-negara maju yang berakibat kemablinya dana likuiditas dari negara-negara tersebut.

"Selain itu ada juga faktor di mana harga komoditas andalan kita terkoreksi karena pertumbuhan negara berkembang yang melambat," ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Sementara, untuk faktor internalnya dia menyebut defisit transaksi berjalan merupakan alasan utama di balik melemahnya nilai tukar rupiah.

"Karena itu kami sambut baik koordinasi antara pemerintah dan BI yang akan mengahsilkan banyak hasil yang baik," pungkas Agus.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap USD pada sore ini terdepresiasi seiring susutnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan karena ditekan aksi jual.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp11.888/USD atau terdepresiasi 118 poin dibanding penutupan Senin (2/12/2013) di level Rp11.770/USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.775/USD. Adapun, posisi rupiah terlemah hari ini di level Rp11.951/USD dan terkuat di level Rp11.775/USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved