Indosmelt butuh konsentrat 30% dari Newmont

Kamis, 05 Desember 2013 - 13:33 WIB
Indosmelt butuh konsentrat...
Indosmelt butuh konsentrat 30% dari Newmont
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Indosmelt (PTI), Natsir Mansyur mengungkapkan, bahwa pihaknya membutuhkan konsentrat sebesar 30 persen. Namun, hal itu tergantung dari produksi PT Newmont Nusantara Tenggara (NNT) ke depannya.

"Bisa turun 25 persen, bisa juga naik di atas 30 persen. Itu semua tergantung dari kapasitas produksi. Setidaknya harus ada pembicaraan lagi nanti antara kedua belah pihak," kata dia di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Baik Indosmelt maupun Newmont mengakui bahwa perjanjian untuk pembangunan smelter baru membutuhkan waktu yang lama. "Komunikasi ini dibangun sudah lama, tetapi baru terwujud. Sudah empat tahun lamanya tertunda," kata Natsir.

Menurutnya, masalah teknologi dan bahan baku yang kurang sudah dibicarakan dengan Newmont satu tahun yang lalu. "Memang negosiasinya panjang, tidak mungkin ujuk-ujuk langsung CSPA hari ini," ujarnya.

Natsir mengungkapkan, semua tahapan sudah dilalui dengan perencanaan yang matang, detail dan waktu yang cukup panjang. Sehingga baru didapat kesepakatan antara dua belah pihak.

Seperti diketahui, NNT hari ini menandatangani perjanjian jual beli bersyarat konsentrat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) dengan PT Indosmelt untuk memasok konsentrat tembaga agar dapat dileburkan dan dimurnikan di Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved