Klaim awal pengangguran di AS turun
Kamis, 05 Desember 2013 - 21:59 WIB
Klaim awal pengangguran di AS turun
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah warga Amerika Serikat (AS) yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran secara tak terduga turun untuk periode pekan kemarin. Hal ini memberikan tanda pemulihan di pasar tenaga kerja.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, klaim awal tunjangan pengangguran turun 23.000 menjadi 298.000 disesuaikan musiman. Sementara klaim untuk pekan sebelumnya direvisi 5.000 aplikasi, yang lebih diterima daripada laporan sebelumnya.
Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan aplikasi pertama naik ke 325.000 pada pekan lalu. Pergerakan rata-rata untuk klaim baru dalam empat pekan, jatuh 10.750 sampai 322.250 .
"Penurunan klaim pengangguran awal sebesar 298.000 (untuk pekan lalu), dari 321.000 adalah berita baik sejauh itu bisa dipercaya," kata Paul Ashworth, kepala ekonom Capital Economics, seperti dilansir dari CBS News, Kamis (5/12/2013).
"Tapi, angka-angka ini rentan terhadap distorsi terkait hari libur Thanksgiving, jadi kita akan hati-hati dalam membaca penurunan terbaru," jelasnya.
Berdasarkan survei Reuters, pemerintah diperkirakan akan merilis data nonfarm payrolls naik 180.000 pada bulan lalu dan tingkat pengangguran turun menjadi 7,2 persen dari 7,3 persen.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, klaim awal tunjangan pengangguran turun 23.000 menjadi 298.000 disesuaikan musiman. Sementara klaim untuk pekan sebelumnya direvisi 5.000 aplikasi, yang lebih diterima daripada laporan sebelumnya.
Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan aplikasi pertama naik ke 325.000 pada pekan lalu. Pergerakan rata-rata untuk klaim baru dalam empat pekan, jatuh 10.750 sampai 322.250 .
"Penurunan klaim pengangguran awal sebesar 298.000 (untuk pekan lalu), dari 321.000 adalah berita baik sejauh itu bisa dipercaya," kata Paul Ashworth, kepala ekonom Capital Economics, seperti dilansir dari CBS News, Kamis (5/12/2013).
"Tapi, angka-angka ini rentan terhadap distorsi terkait hari libur Thanksgiving, jadi kita akan hati-hati dalam membaca penurunan terbaru," jelasnya.
Berdasarkan survei Reuters, pemerintah diperkirakan akan merilis data nonfarm payrolls naik 180.000 pada bulan lalu dan tingkat pengangguran turun menjadi 7,2 persen dari 7,3 persen.
(dmd)
Lihat Juga :