Astra fokus bisnis infrastruktur tahun depan

Jum'at, 06 Desember 2013 - 18:03 WIB
Astra fokus bisnis infrastruktur...
Astra fokus bisnis infrastruktur tahun depan
A A A
Sindonews.com - PT Astra Internasional Indonesia Tbk (ASII) pada tahun depan akan fokus pada bisnis infrastruktur di sektor pengembangan jalan tol.

Direktur Astra Internasional, Gunawan Geniusahardja mengungkap, pada 2014 perseroan akan berorientasi tetap fokus menyelesaikan jalan tol Mojokerto-Kertosono. "Port tahun depan akan rolling dengan bagus. Industrial estate akan dibangun di sekitar jalan tol," ujarnya kepada sejumlah media, Jumat (6/12/2013).

Di samping itu, pihaknya juga berencana mengembangkan bisnis infrastruktur lainnya seperti pelabuhan, power plant, industrial estate dan lainnya.

Sementara, terkait belanja modal (capital expenditure/capex), sampai September 2013 total pendanaan untuk lini bisnis otomotif telah membukukan Rp50 triliun dan akan mencapai kurang lebih Rp60 triliun sampai 2013.

Sedangkan tahun depan, capex untuk pendanaan otomotif diperkirakan mencapai Rp60 triliun. Di mana komposisinya 30-40 persen berasal dari obligasi, dan pendanaan lainnya berasal dari pinjaman bilateral dan sindikasi.

Perseroan juga mengklaim depresiasi rupiah tidak terlalu berdampak signifikan pada seluruh kinerja perseroan.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Direktur PT Astra Internasional Prijono Sugiarto mengatakan, depresiasi rupiah akan memberikan tekanan pada lini bisnis otomotif terutama bisnis 2W dan 4W.

Namun, divisi lainnya pada non auto seperti AAL yang gain revenue di USD serta PAMA Persada yang juga gain revenue in USD, sehingga ada balancing antara depresiasi rupiah dan menguatnya USD.

"Untuk segment otomotif, rupiah sudah mencapai Rp11.000 an dan terus beranjak naik. Sehingga harus ada penyesuaian harga yang akan kami lakukan," kata Prijono.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Naik 20%, Penjualan...
Naik 20%, Penjualan Mobil Grup Astra Tembus 413.464 Unit per September 2022
Berkreasi dan Berinovasi...
Berkreasi dan Berinovasi Membantu Astra Lewati Masa Pandemi 2020
Bukan Virgin Biasa,...
Bukan 'Virgin' Biasa, VCO Inovasi Bambang Bantu Perbaikan Gizi Anak Parigi Moutong
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Kembangkan Inovasi,...
Kembangkan Inovasi, Astra Tetapkan 23 Finalis yang Inspiratif
Raih Laba Rp21,70 Triliun,...
Raih Laba Rp21,70 Triliun, Astra Tebar Dividen Rp8,66 Triliun
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
31 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved