Pelemahan rupiah diyakini tak akan ganggu bisnis properti

Sabtu, 07 Desember 2013 - 16:15 WIB
Pelemahan rupiah diyakini...
Pelemahan rupiah diyakini tak akan ganggu bisnis properti
A A A
Sindonews.com - Direktur Komersial PT HK Realtindo (HKR), Oki Ramadhani mengatakan, bahwa pelemahan rupiah tidak akan terlalu berimbas pada industri properti.

"Kan sebenarnya kondisi rupiah sendiri adalah refleksi ekonomi secara global. Untuk itu, kami pun sudah mengamankan biaya konstruksi, berjaga-jaga akan hal itu, sehingga kita yakin potensinya masih ada," ujar Oki di Marketing Office H Mansion, Jakarta, Sabtu (7/12/2013).

Dia mengakui akibat pelemahan rupiah akan menyebabkan harga konsumsi terdevisiasi. "Bisa juga dari yang sebelumnya ingin berinvestasi di bidang properti ada kemungkinan beralih ke intrumen mata uang, tetapi menurutnya itu masih bisa diatasi," jelasnya.

Melihat keadaan rupiah yang belum stabil, tahun depan HKR mulai menyebarkan produk untuk kelas menengah, yaitu perumahan dengan harga di bawah Rp1miliar. Oki melihat bahwa produk tersebut adalah yang paling banyak diminati.

Dia menambahkan dengan pelemahan rupiah seperti ini ada juga pihak yang masih wait and see dalam berinvestasi di bidang properti. Tapi pada umumnya bisnis properti itu tidak pernah mati.

"Dengan jumlah penduduk Indonesia kurang lebih 250 juta dan develop perumahan sebanyak 15 juta, kami yakin properti masih baik. Tinggal bagaimana kreativitas developer dalam mengemas produk, kekuatan finansial dan kredibilitas developer menjadi kunci penting bagi para pembeli," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
8 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved