Wapres: BPJS jangan hanya kencang di awal

Rabu, 11 Desember 2013 - 13:33 WIB
Wapres: BPJS jangan...
Wapres: BPJS jangan hanya kencang di awal
A A A
Sindonews.com - Wakil Presiden (Wapres), Boediono meminta kemunculan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak hanya menjadi simbolik di awal dan mandek pada tahun-tahun berikutnya.

Karena itu, dia meminta agar seluruh pihak mempersiapkan peralihan dari perusahaan milik BUMN, yaitu PT Askes (Persero) menjadi BPJS secara baik dan berkelanjutan. Hal ini agar dapat memberikan layanan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Sangat penting untuk mempersiapkan dari awal secara sustainable. Jangan kencang di awal tapi mandek setelah dua tahun," ujar Boediono di Gedung Askes, Jakarta, Rabu (11/12/2013).

Untuk dapat dilakukan secara berkelanjutan, Boediono memberitahukan kuncinya adalah memperhatikan banyak detail dalam pelaksanaannya. Sehingga faktor demand dan supply dalam pemberian jaminan kesehatan masyarakat dapat tetap terjaga.

"Selain itu, dukungan dari Pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan juga penting agar sistem ini dapat berjalan secara nasional," imbuhnya.

Wapres mengaku persiapan BPJS Kesehatan ini merupakan langkah besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia dalam mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan dan dia juga menjanjikan lebih banyak insentif pemerintah untuk menopang program ini ke depannya.

"Ini agar warga negara mendapatkan minimal pelayanan kesehatan yang tidak dibeda-bedakan. Sangat penting bagi kita untuk mensukseskan program ini," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved